GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Serda Ucok? Anggota Kopassus yang Habisi Nyawa 4 Preman di Lapas Cebongan Demi Balas Dendam, Nasibnya Kini...

Kisah Serda Ucok, anggota Kopassus yang membalas kematian rekannya dengan menewaskan 4 preman di Lapas Cebongan, simak kisahnya di sini.
Minggu, 11 Mei 2025 - 18:18 WIB
Kabar Serda Ucok Terkini
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Pada tahun 2013, masyarakat Indonesia digemparkan oleh kasus yang melibatkan prajurit Kopassus bernama Serda Ucok.

Aksi balas dendam yang dilakukannya terhadap para preman di Lapas Cebongan demi membalas kematian rekannya, sempat menjadi topik hangat dan sorotan tajam publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menimbulkan perdebatan luas di tengah masyarakat, antara yang mengutuk tindakan main hakim sendiri, dan yang menganggap Serda Ucok sebagai simbol loyalitas dan keberanian seorang prajurit sejati. 

Masih Ingat Serda Ucok Tigor yang Habisi Nyawa Preman di Lapas Cebongan? Begini Kabar Terakhir Mantan Anggota Kopassus Itu
Masih Ingat Serda Ucok Tigor yang Habisi Nyawa Preman di Lapas Cebongan? Begini Kabar Terakhir Mantan Anggota Kopassus Itu
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Lantas, bagaimana peristiwa ini terjadi? Berikut kisah lengkap aksi balas dendam Serda Ucok yang sempat menghebohkan publik.

Awal Mula Aksi Balas Dendam Serda Ucok

Kisah Serda Ucok Tigor Simbolon mencuat setelah aksi balas dendamnya yang menewaskan empat preman di Lapas Cebongan, Yogyakarta. 

Peristiwa berdarah ini bermula dari kematian rekan sesama anggota Kopassus, Serka Heru Santoso.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada 19 Maret 2013 sekitar pukul 02.30 WIB di Hugo’s Cafe, Jalan Adisucipto, Sleman. 

Nyawa Dibayar Nyawa, Serda Ucok Balas Kematian Serka Heru Santoso yang Dibunuh Preman, Pelaku Dibantai dengan Cara Ini
Nyawa Dibayar Nyawa, Serda Ucok Balas Kematian Serka Heru Santoso yang Dibunuh Preman, Pelaku Dibantai dengan Cara Ini
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Kala itu, preman bernama Dicky Ambon dan kelompoknya terlibat bentrok dengan dua anggota Kopassus, Heru dan Allen.

Diduga, senggolan di meja bar memicu keributan yang berakhir fatal. 

Serka Heru dipukuli dengan botol, lalu ditusuk di bagian dada hingga meregang nyawa.

Serda Ucok Mulai Usut Pelaku

Kabar gugurnya Heru membuat anggota Kopassus murka, termasuk Serda Ucok. Tak tinggal diam, ia mulai menyelidiki siapa saja pelaku pengeroyokan.

Salah satu nama yang muncul adalah Dicky Ambon alias Hendrik Benyamin Angel Sahetapi, yang diketahui memiliki rekam jejak sebagai pembunuh dan pelaku pemerkosaan.

kolase foto anggota kopassus Serda Ucok dan preman Dicky Ambon
kolase foto anggota kopassus Serda Ucok dan preman Dicky Ambon
Sumber :
  • istimewa

 

Penyerangan ke Lapas Cebongan oleh 12 Anggota Kopassus

Balas dendam pun direncanakan. Pada Sabtu, 23 April 2013, sebanyak 12 prajurit TNI bergerak ke Lapas Cebongan dengan perlengkapan tempur lengkap. 

Mengenakan penutup wajah dan rompi, mereka berhasil mengambil alih lapas hanya dalam hitungan menit.

Merinding, Begini Kronologis Lengkap Aksi Kopassus Serang Lapas Cebongan Demi Bantai Segerombolan Preman, Dipimpin Serda Ucok
Merinding, Begini Kronologis Lengkap Aksi Kopassus Serang Lapas Cebongan Demi Bantai Segerombolan Preman, Dipimpin Serda Ucok
Sumber :
  • Istimewa

 

Setelah mengetahui posisi sel Dicky Ambon, dua anggota, Serda Sugeng dan Koptu Kodik, berjaga di luar, sementara Serda Ucok masuk ke dalam membawa senjata AK-47.

"Yang bukan kelompok Dicky minggir," ujar Serda Ucok. 

Para tahanan langsung menyingkir, menyisakan tiga orang di sisi kanan ruangan yang tampak ketakutan.

Tanpa sepatah kata, Ucok melepaskan tembakan ke arah ketiganya, hingga mereka tewas di tempat. Senjatanya kemudian macet, dan Ucok keluar untuk menukar senjata dengan rekannya.

"Di mana pelaku satunya lagi?" tanya Ucok setelah kembali.

Merinding, Begini Kronologis Lengkap Aksi Kopassus Serang Lapas Cebongan Demi Bantai Segerombolan Preman, Dipimpin Serda Ucok
Merinding, Begini Kronologis Lengkap Aksi Kopassus Serang Lapas Cebongan Demi Bantai Segerombolan Preman, Dipimpin Serda Ucok
Sumber :
  • Istimewa

 

Para napi kembali menyingkir, hingga tersisa satu tahanan bernama Ade, yang berdiri gemetar di dekat kamar mandi. Ucok kembali menembak dan menewaskan Ade di tempat.

Setelah itu, mereka mengambil rekaman CCTV untuk menghapus jejak. Seluruh rangkaian aksi berlangsung hanya sekitar 10–15 menit, durasi yang mencerminkan bahwa para pelaku adalah pasukan terlatih.

Proses Hukum dan Reaksi Publik

Setelah penyelidikan intensif, TNI mengonfirmasi bahwa para pelaku berasal dari satuan Kopassus. Serda Ucok sebagai aktor utama dijatuhi vonis 11 tahun penjara.

Rekan-rekannya juga dijatuhi hukuman, Serda Sugeng 8 tahun dan Koptu Kodik 6 tahun.

Kabar Serda Ucok Usai Bebas
Kabar Serda Ucok Usai Bebas
Sumber :
  • YouTube

 

Muncul Kembali Setelah Bebas

Setelah menjalani hukuman penuh, Serda Ucok dikabarkan telah bebas. 

Rumor menyebutkan ia kembali bergabung ke satuan telik sandi Kopassus, yakni Grup 3/Sandhi Yudha di Cijantung, Jakarta Timur.

Grup ini dikenal dengan misi perang rahasia, intelijen tempur (combat intell), hingga kontra pemberontakan. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak TNI.

Kemunculan Serda Ucok di Publik Bikin Heboh Netizen

Sebelumnya, Serda Ucok terlihat berfoto bersama ulama kondang Gus Miftah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 2021, ia juga sempat difoto di depan Aula Satya Kartika di Kodim 0703/Cilacap. Walau tidak mengenakan seragam militer, sosoknya tetap dikenali oleh warganet.

Berbagai potret yang diduga menampilkan Serda Ucok juga kerap beredar di media sosial, dan unggahan-unggahan tersebut langsung diserbu komentar dari netizen yang penasaran dengan kabar terbarunya hingga kembali membahas kisah lamanya. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT