News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bedah Buku “JI The Untold Story: Kisah Perjalanan Jemaah Islamiyah” Hadirkan Ragam Perspektif dalam Membuka Ruang Dialog Inklusif

“JI The Untold Story: Kisah Perjalanan Jemaah Islamiyah” dibedah dalam sebuah forum terbuka yang menghadirkan berbagai perspektif lintas disiplin, (5/5/2025).
Rabu, 7 Mei 2025 - 23:26 WIB
Acara bedah Buku “JI The Untold Story: kisah perjalanan jemaah Islamiyah”.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Untuk pertama kalinya, buku “JI The Untold Story: Kisah Perjalanan Jemaah Islamiyah” dibedah dalam sebuah forum terbuka yang menghadirkan berbagai perspektif lintas disiplin. Jakarta, 5 Mei 2025.

Acara ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan aparat penegak hukum, akademisi, mantan anggota Jemaah Islamiyah, hingga masyarakat sipil, dalam semangat membangun pemahaman yang lebih utuh mengenai dinamika kelompok yang pernah menjadi aktor penting dalam lanskap terorisme di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diselenggarakan oleh Program Studi Kajian Terorisme Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia, acara ini menghadirkan narasumber lintas latar belakang: Irjen. Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K., penulis buku dan Kepala Densus 88 Anti Teror Polri, Dr. Amanah Nurish, antropolog, Solahudin, pakar terorisme, dan Mbah Zarkasih, mantan Amir Jemaah Islamiyah.

Peserta acara bedah buku “JI The Untold Story: Kisah Perjalanan Jemaah Islamiyah”.
Peserta acara bedah buku “JI The Untold Story: Kisah Perjalanan Jemaah Islamiyah”.
Sumber :
  • Istimewa

 

 “Ini adalah kali pertama sejak pandemi, acara Program Studi Kajian Terorisme dihadiri lebih dari 200 orang peserta dari berbagai latar belakang,” ujar Muhamad Syauqillah, Kepala Program Studi Kajian Terorisme SKSG UI.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya melibatkan masyarakat luas dalam diskursus mengenai terorisme, terutama melalui pendekatan interdisipliner.

Terorisme masih menjadi ancaman bagi negara, walaupun dua tahun terakhir Indonesia meraih zero attack, Indonesia masih dihadapkan oleh radikalisasi, buktinya tahun lalu lebih dari 50 orang ditangkap.

 Dalam sambutannya, Ir. Maureen Pomsar Lumban Toruan, M.M., Wakil Direktur Bidang Keuangan, SDM, dan Kerja Sama SKSG UI, menegaskan pentingnya pendekatan dialogis dalam penanggulangan ekstremisme.

“Melalui bedah buku ini, kami ingin mendorong pendekatan baru: 'Countering Terrorism with Conversations'. Kami percaya bahwa percakapan yang jujur, terbuka, dan empatik merupakan bagian krusial dari strategi jangka panjang membangun ketahanan sosial dan perdamaian,” jelasnya.

 Kegiatan ini turut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Eddy Hartanto S.I.K., M.H., yang menyampaikan bahwa. “Acara hari ini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan negara dalam memahami dan merespons dinamika terorisme.”

Ia mengapresiasi komitmen para eks anggota Jamaah Islamiyah (JI) yang telah menunjukkan perubahan sikap dan pandangan, serta keterbukaan mereka dalam dokumentasi.

Beliau juga menyampaikan bahwa pendekatan penanggulangan terorisme ke depan akan mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, penguatan literasi digital, peningkatan kapasitas aparat, serta riset-riset strategis.

Diskusi dipandu oleh Tsabita Afifah Khoirunnisa sebagai moderator, yang dalam pengantarnya menyatakan: “Selama dua dekade terakhir, Jemaah Islamiyah kerap dipahami secara statis, padahal kelompok ini mengalami transformasi internal yang belum banyak diketahui publik.”

 Beragam pandangan pun disampaikan. Brigjen Pol. Ami Pridani, S.I.K., M.Si. dari Densus 88 AT Polri mengulas strategi negara dalam menangani eks-anggota JI secara komprehensif.

Acara bedah buku “JI The Untold Story: Kisah Perjalanan Jemaah Islamiyah” dibedah dalam sebuah forum terbuka yang menghadirkan berbagai perspektif lintas disiplin.
Acara bedah buku “JI The Untold Story: Kisah Perjalanan Jemaah Islamiyah” dibedah dalam sebuah forum terbuka yang menghadirkan berbagai perspektif lintas disiplin.
Sumber :
  • Istimewa

 

Solahudin menyoroti kontribusi buku ini terhadap pengayaan wacana akademik, sementara Mbah Zarkasih membagikan kisah personalnya mengenai pembubaran JI dari dalam.

Dari perspektif antropologi, Dr. Amanah Nurish membahas dinamika sosial di tingkat akar rumput pasca pembubaran organisasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Pada sesi penutup, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K. selaku Kepala Densus 88 AT Polri berharap buku ini dapat menjadi pembelajaran bersama, karena penulisan buku ini

 “Berangkat dari semangat ingin menggambarkan satu sisi Indonesia bahwa kita kaya, kita bhineka.” Acara ini mencerminkan semangat baru dalam kajian terorisme di Indonesia—yakni membuka ruang dialog yang konstruktif dan berimbang untuk membongkar narasi tunggal serta membangun pemahaman yang lebih manusiawi dan transformatif," tutupnya. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT