News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hercules Punya Ilmu Kebal Tak Mempan Dibacok dan Ditembak? Eks 'Penguasa' Tanah Abang Itu Ungkap Rahasianya Adalah...

Hercules pernah menyatakan dalam acara yang digelar oleh Gus Miftah, bahwa alasannya tak meninggal dunia meski sudah berkali-kali dibacok hingga ditembak karena...
Selasa, 6 Mei 2025 - 21:31 WIB
Hercules
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Hercules tentu bukan nama yang baru mencuat akhir-akhir ini saja karena pernyataannya yang viral hingga perseteruannya dengan Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo.

Sebelumnya, ia sudah lebih dulu dikenal sebagai "sang penguasa Tanah Abang", karena pada era 1990-an dirinya membentuk kelompok preman di Jakarta, khususnya yang menguasai kawasn Tanah Abang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hercules lalu dikenal sebagai sosok legenda dalam dunia kriminalisme di Jakarta yang punya pengaruh kuat di wilayah Tanah Abang.

Preman legendaris Hercules.
Preman legendaris Hercules.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Bergelut di dunia premanisme selama bertahun-tahun membuat Hercules juga harus berhadapan dengan maut.

Bagaimana tidak, dalma sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Gus miftah official pada tahun 2021 lalu, Hercules bahkan sempat menyatakan bahwa dirinya pernah mengalami penembakan hingga pembacokan berkali-kali.

 

Gus Miftah yang menjadi "tuan rumah" dalam acara yang mengundang Hercules itu lebih dulu bertanya kepada sosok yang ia panggil sebagai "Maung Hercules".

"Pernah dibacok berapa kali pernah ditembak berapa kali?" tanya Gus Miftah, dikutip dari kanal YouTube miliknya, Selasa (6/5/2025).

Hercules lalu menjelaskan kisah hidupnya yang dimulai dari menjadi kuli angkut untuk TNI Angkatan Darat hingga akhirnya membangun kelompok preman yang menjadi legenda hingga sekarang.

Hercules dan Gus Miftah
Hercules dan Gus Miftah
Sumber :
  • YouTube/Gus miftah official

 

Gus Miftah lantas bertanya lagi mengenai pengalaman paling tak terlupakan bagi Hercules saat dulu bergelut dalam dunia tersebut.

"Pengalaman apa di dunia malam waktu itu yang tidak bisa dilupakan?” tanya Gus Miftah kepada Hercules.

Eks penguasa Tanah Abang itu lantas menjawab, bahwa dirinya pernah dikeroyok oleh puluhan orang hingga menghadapi peristiwa pembacokan setiap malam.

Bahkan Hercules mengaku, bahwa dirinya pernah ditembak dalam jarak 1 meter dengan enam peluru yang langsung mengenai mata kanannya.

Eks preman Tanah Abang, Hercules
Eks preman Tanah Abang, Hercules
Sumber :
  • YouTube/Gus miftah official

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pengeroyokan, pembacokan, hampir setiap malam. Pernah ditembak satu meter dengan beberapa peluru,” ujar Hercules.

“Tapi itu bukan sekali ya, ada beberapa kali. Termasuk salah satu mata yang sebelah kanan itu, cuman tembakan 6 peluru,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT