News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Assalamualaikum Piala Dunia, Meski Timnas Indonesia Kalah Telak Lawan China Tetap Bisa ke Lolos Piala Dunia 2026 jika...

Timnas Indonesia bisa lolos Piala Dunia 2026 meski kalah lawan China? Media China justru melihat bahwa Timnas Indonesia masih memiliki peluang besar Indonesia
Jumat, 25 April 2025 - 16:38 WIB
Baru Juga Gabung ke Timnas Indonesia Pemain Naturalisasi Keluhkan ini di GBK tapi Bersyukur dan Senang Lihat Euforia Suporter: Belum Terbiasa...
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Timnas Indonesia yang kini ditangani Patrick Kluivert tengah berada dalam fase krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan hanya dua laga tersisa, tekanan untuk mengamankan tiket ke babak keempat atau bahkan langsung lolos ke Piala Dunia mulai menguat. 

Pertandingan kontra China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) akan menjadi penentu nasib Garuda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan atas China disebut sebagai skenario paling realistis, mengingat laga terakhir akan berlangsung di markas Jepang sebuah tantangan yang jauh lebih berat.

Namun, menariknya, media China justru melihat bahwa Timnas Indonesia masih memiliki peluang besar untuk melaju, bahkan jika kalah dari China di GBK. 

Pandangan itu disampaikan oleh **Sohu**, salah satu media ternama di Tiongkok, dalam artikelnya yang menyoroti skenario rumit persaingan Grup C. 

Sohu menyoroti hasil imbang 1-1 antara China dan Indonesia di pertemuan sebelumnya sebagai titik awal kekhawatiran.

“Hasil imbang 1-1 membuat tim nasional sepak bola Tiongkok khawatir! Meski menang dua kali atas Timnas Indonesia dan Bahrain, mereka berpotensi tersingkir dan kesulitan masuk Piala Dunia,” tulis Sohu.

Menurut media tersebut, China wajib memenangkan dua laga terakhir mereka—melawan Indonesia dan Bahrain untuk mengumpulkan total 12 poin. Namun, mereka juga menyadari bahwa hasil sempurna itu belum tentu menjamin kelolosan. 

“Hanya dengan menang melawan Indonesia dan Bahrain berturut-turut, melengkapi kemenangan kandang dan tandang, serta memperoleh 12 poin, mereka akan memiliki kesempatan untuk melaju ke babak play-off,” lanjut laporan Sohu.

Masalahnya, kata Sohu, posisi China tetap rawan jika Timnas Indonesia secara mengejutkan berhasil mengalahkan Jepang di laga terakhir. 

Hal ini akan membuat Indonesia juga mengoleksi 12 poin. “Apabila Tim Jepang membiarkan Indonesia menang di kandangnya sendiri dan memperbolehkan Indonesia memperoleh 3 poin, maka Indonesia akan memperoleh poin yang sama yaitu 12 poin, seperti yang diperoleh Timnas China,” tulis media tersebut.

Media itu bahkan menaruh curiga pada potensi Jepang "melepaskan" laga melawan Indonesia, yang dinilai bisa membuat kemenangan China atas Indonesia di GBK menjadi tidak berarti. 

Dalam situasi tersebut, jika selisih gol Indonesia lebih baik daripada China, maka pasukan Kluivert tetap bisa lolos. 

“Dilihat dari data pertandingan sebelumnya dan perbandingan kekuatan tim, Timnas Sepak Bola Tiongkok kemungkinan besar akan tertinggal karena kalah selisih gol dan hanya bisa pasrah menghancurkan impian mereka di Piala Dunia,” jelas Sohu.

Sohu menyimpulkan bahwa meskipun China berjuang maksimal, nasib mereka masih bergantung pada hasil pertandingan lain, terutama performa Jepang melawan Indonesia. 

“Singkatnya, meskipun tim nasional sepak bola Tiongkok berusaha semaksimal mungkin untuk meraih poin, mereka tetap membutuhkan 'bantuan' dari tim lain,” tambah mereka.

Sementara itu, Timnas Indonesia memiliki keunggulan selisih gol atas China yang mencapai tujuh gol. Ini menjadi aset penting jika persaingan poin berakhir imbang. 

Peluang kalah telak dari China pun dinilai kecil, terlebih dengan solidnya barisan pertahanan dan peningkatan performa di bawah asuhan Kluivert.

Kondisi ini semakin memperkuat kemungkinan Timnas Indonesia untuk melangkah ke babak berikutnya meski mengalami kekalahan tipis dari China, asalkan mampu tampil baik di laga terakhir. 

Patrick Kluivert sendiri tengah membangun skuad yang kompetitif, fokus pada stabilitas lini tengah dan efektivitas serangan. Persiapan matang, termasuk pemusatan latihan, analisis taktik lawan, serta rotasi pemain yang tepat, menjadi modal penting Garuda untuk mengatasi tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan momentum yang terus berkembang dan motivasi tinggi dari para pemain muda seperti Marselino Ferdinan dan Rafael Struick, harapan untuk mencetak sejarah tetap terbuka. 

Timnas Indonesia masih punya jalan, dan meski sempit, jalan itu tetap menuju panggung dunia: Piala Dunia 2026. (udn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT