News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Bung Towel sudah Klarifikasi, Aktor Yama Carlos Tetap Tantang Tinju

Perseteruan panas antara aktor Yama Carlos dan pengamat sepak bola Tommy Welly alias Bung Towel mendadak mencuri perhatian publik, khususnya para pencinta sepak bola Indonesia.
Sabtu, 12 April 2025 - 20:13 WIB
Kolase foto Bung Towel - Yama Carlos
Sumber :
  • Tangkapan layar - Instagram Yama Carlos

tvOnenews.com - Perseteruan panas antara aktor Yama Carlos dan pengamat sepak bola Tommy Welly alias Bung Towel mendadak mencuri perhatian publik, khususnya para pencinta sepak bola Indonesia.

Drama ini berawal dari unggahan video potongan lama yang memicu emosi Yama, hingga berujung pada tantangan adu fisik di atas ring tinju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua bermula ketika Yama Carlos memposting sebuah cuplikan video di akun media sosialnya. Dalam video tersebut, terlihat Bung Towel sedang mengomentari performa Timnas Indonesia U-17.

Bung Towel lapor polisi karena di-doxing
Bung Towel lapor polisi karena di-doxing
Sumber :
  • Ilham Kausar-Antara

 

Potongan itu menyiratkan bahwa Towel menganggap skuad Garuda Muda tak layak tampil di ajang sekelas Piala Dunia U-17. Video itu kontan membuat Yama naik pitam.

Aktor berusia 44 tahun itu langsung bereaksi keras. Merasa kritik tersebut sudah keterlaluan, Yama tidak sekadar menanggapi dengan kata-kata, melainkan langsung mengajak Bung Towel naik ring tinju.

Tantangan itu ia layangkan secara terbuka melalui media sosialnya.

Namun, Bung Towel tak tinggal diam. Dalam klarifikasinya yang diunggah Kamis (10/4/2025), ia menyatakan bahwa video yang digunakan Yama adalah potongan lawas dan sudah tidak relevan.

Ia membantah pernah memberikan komentar negatif soal Timnas U-17 asuhan Nova Arianto yang baru saja mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

"Saya tidak pernah bicara tentang Timnas U-17 yang lolos ke Piala Dunia U-17 2025," tegas Towel. Ia menyayangkan penyebaran potongan video yang menurutnya telah diplintir dan digunakan untuk menyerangnya secara personal.

"Sangat memalukan mereka yang mencatut nama saya untuk berita dan postingan pelintiran alias hoaks," tambahnya.

Namun, klarifikasi tersebut tidak langsung meredakan amarah Yama. Ia menegaskan bahwa ucapan yang keluar dalam video itu sudah menyakitkan hati banyak orang, terutama pendukung setia Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yama menganggap Bung Towel sebagai simbol dari kritik yang tak membangun, yang kerap menjatuhkan semangat juang para pemain muda.

“Apapun itu, semua yang keluar dari mulut kau itu sudah menyakitkan hati banyak orang, khususnya suporter Timnas Indonesia,” tulis Yama, tetap pada pendiriannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT