News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Kebiasaan ini Bikin Mobil Anda Cepat Rusak, Walau Mobil Anda Mewah dan Harganya Miliaran Rupiah, Sudah Pasti jadi 'Langganan' Bengkel, Mau Tahu Apa Saja?

7 kebiasaan buruk pengendara dapat memperpendek usia pakai mobil. Kebiasaan ini sering diabaikan dan dianggap hanya hal kecil seperti pergantian air radiator
Kamis, 27 Februari 2025 - 16:50 WIB
7 Kebiasaan ini Bikin Mobil Anda Cepat Rusak, Walau Mobil Anda Mewah dan Harganya Miliaran Rupiah, Sudah Pasti jadi 'Langganan' Bengkel, Mau Tahu Apa Saja
Sumber :
  • tangkapan layar youtube dokter mobil indonesia

Filter AC yang kotor menghambat aliran udara dan memaksa sistem bekerja lebih keras, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan. 

Disarankan untuk membersihkan dan memeriksa sistem AC secara berkala, setidaknya setiap 10.000 km atau sesuai dengan rekomendasi pabrikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini akan memastikan kualitas udara dalam kabin tetap baik dan menjaga komponen AC berfungsi optimal.

5. Menahan Tuas Transmisi di Posisi 'D' Saat Berhenti Lama (Mobil Matic)

Bagi pengguna mobil dengan transmisi otomatis, menahan tuas transmisi di posisi 'D' saat berhenti lama, misalnya di lampu merah, dapat menyebabkan panas berlebih pada sistem transmisi. 

Kebiasaan ini mempercepat keausan komponen dan berpotensi menimbulkan kerusakan serius.

Sebaiknya, pindahkan tuas ke posisi 'N' (netral) saat berhenti sejenak untuk mengurangi beban kerja transmisi dan mencegah overheating.

6. Menginjak Pedal Gas Secara Mendadak

Akselerasi tiba-tiba atau menginjak pedal gas secara mendadak dapat memberikan tekanan berlebih pada mesin dan transmisi. 

Menurut Ko Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, "Menginjak pedal gas secara mendadak atau sering melakukan akselerasi ekstrem bisa mempercepat keausan pulley dan belt pada sistem CVT."

Selain itu, kebiasaan ini juga meningkatkan konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. 

Oleh karena itu, akselerasi sebaiknya dilakukan secara halus dan bertahap untuk menjaga komponen mesin tetap awet dan efisiensi bahan bakar terjaga.

7. Mengabaikan Servis Berkala

Melewatkan jadwal servis berkala dapat menyebabkan berbagai masalah pada mobil, mulai dari penurunan performa hingga kerusakan komponen vital. 

Servis rutin memungkinkan deteksi dini terhadap potensi masalah dan memastikan semua komponen bekerja sesuai fungsinya. 

Sebagai contoh, Honda Indonesia menyediakan layanan Pick Up Service yang memudahkan pemilik mobil untuk melakukan perawatan tanpa harus datang langsung ke bengkel. 

Memanfaatkan layanan semacam ini dapat membantu menjaga kondisi mobil tetap prima dan mencegah kerusakan yang tidak diinginkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan di atas dan melakukan perawatan rutin, Anda dapat memperpanjang usia pakai mobil dan menjaga performanya tetap optimal. 

Ingatlah bahwa perawatan dan penggunaan yang tepat tidak hanya menghemat biaya perbaikan, tetapi juga memastikan keselamatan Anda dan penumpang selama berkendara. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT