News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Membuat Taman Margasatwa, Cita-Cita Advokat Gorontalo yang Hobi Pelihara Reptilia di Rumah

Seiring berjalannya waktu, satwa-satwa yang dipeliharanya sudah mencapai angka puluhan, dengan spesies yang beragam, mulai dari ular, buaya, kura-kura, kalajengking, hingga iguana.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 4 Maret 2022 - 12:51 WIB
Anak-anak bermain dengan reptilia yang ada di rumah Romy Pakaya
Sumber :
  • Kadek Sugiarta

Kota Gorontalo - Romy Pakaya seorang warga Kota Gorontalo, yang berprofesi sebagai pengacara,  menyita perhatian karena di tengah kesibukannya, dia memiliki hobi memelihara berbagai macam satwa liar. Hobi ini dia lakoni sejak tahun 2014, yang diawali dengan memelihara satwa jenis reptil.

Seiring berjalannya waktu, satwa-satwa yang dipeliharanya sudah mencapai angka puluhan, dengan spesies yang beragam, mulai dari ular, buaya, kura-kura, kalajengking, hingga iguana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Satwa yang saya miliki terdiri dari enam jenis berbeda, ada beberapa jenis berhasil saya ternakkan jadi sekarang sudah lebih banyak. Semuanya juga sudah berizin dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat,” ungkap Romy.

Dari sejumlah satwa yang dipeliharanya,  beberapa satwa  menurutnya agak mudah cara memeliharanya. Karena cukup  diberikan makanan satu kali dalam seminggu. Namun, ada juga satwa yang harus ia beri makan setiap hari sehingga tidak mengganggu aktivitasnya sebagai advokat.

“Setiap hari sebelum berangkat kerja saya sediakan makanan dan membersihkan kandang mereka. Setelah itu baru berangkat kerja,” Teranganya

Dia menegaskan, satwa peliharaan ini telah mendapat persetujuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Gorontalo.

Romy  mengaku dengan adanya satwa yang dipeliharanya saat ini, banyak warga yang tinggal tak jauh dari rumahnya, setiap harinya datang berinteraksi langsung dengan satwa-satwa yang ada.

Untuk mendapatkan spesies satwa ini,  Romy mengaku membelinya dari sejumlah kolektor satwa di Pulau Jawa, dengan rekomendasi BKSDA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencananya, kegemaran memelihara satwa ini akan lebih dikembangkannya dengan membuat kebun binatang,  yang dapat dikunjungi warga, sebagai objek wisata, hanya saja terkendala pada ketersediaan lahan.

“Saya berencana untuk mengembangkan taman margasatwa namun terkendala aturan dari Menteri Kehutanan yang mensyaratkan harus punya lahan sekitar dua hektare. Dan ini sementara kita upayakan jika sudah punya lahan, insyaallah kita akan buat taman margasatwa di Provinsi Gorontalo,” pungkasnya. (Kadek Sugiarta/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT