GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Mafia Bola, Shin Tae-yong Dipecat oleh PSSI? Ahli Tarot Jeng Nimas Bilang Kalau Alasan Sebenarnya Adalah...

Ahli tarot Jeng Nimas pun melakukan penerawangan terkait alasan sebenarnya Shin Tae-yong dipecat oleh PSSI dari Timnas Indonesia. Jeng Nimas bilang kalau...
Rabu, 22 Januari 2025 - 16:33 WIB
Shin Tae-yong dan Erick Thohir
Sumber :
  • Instagram/erickthohir

tvOnenews.com - PSSI membuat 'gebrakan baru' pada awal tahun 2025 ini dengan memecat Shin Tae-yong dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Dari situlah sejumlah kontroversi mulai mencuat, salah satunya adalah mengenai alasan pemecatan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada yang menyebut, bahwa pemecatan STY dikarenakan dirinya yang gagal membawa Timnas Indonesia untuk bisa lolos ke babak semifinal Piala AFF 2024.

 

tvonenews

 

Dugaan lainnya adalah karena masalah komunikasi serta hubungan yang kurang baik antara Shin Tae-yong dan para punggawa Timnas Indonesia.

Bahkan, ada isu yang menyebut bahwa sebenarnya ada campur tangan dari "mafia bola" yang membuat PSSI akhirnya mengambil keputusan pada masa krusial.

 

Ahli tarot Jeng Nimas pun melakukan penerawangan terkait alasan sebenarnya Shin Tae-yong dipecat dari Timnas Indonesia.

Menurut peramal tersebut, salah satu alasan kuat yang menyebabkan STY didepak adalah karena mafia bola.

 

Dalam penerawangannya, Jeng Nimas mengatakan bahwa keputusan memecat STY didominasi oleh pengaruh-pengaruh mafia bola.

"Kalau dibilang ada mafia bola yang lebih dominan, iya ada pengaruh-pengaruh dari keputusan-keputusan yang diambil oleh para mafia bola," ujar Jeng Nimas dikutip dari kanal YouTube-nya pada Rabu (22/1/2025).

 

Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • FIFA

 

 

Jeng Nimas lebih lanjut menjelaskan, bahwa dalam kartu tarot yang diambilnya, ada simbol seseorang naik kuda. Hal itu menggambarkan adanya semangat untuk melakukan atau mengambil sebuah keputusan.

Ada juga kartu yang menunjukkan simbol ratu pedang pedang. Dimana pedang tersebut menjadi simbol untuk menusuk, memangkas, dan atau menyakiti.

Kartu selanjutnya yang ia ambil memiliki simbol transformasi, dimana itu melambangkan adanya keputusan yang dibuat atau diambil secara mendadak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, jika dikaitkan dengan kartu selanjutnya yang melambangkan perjalanan, Jeng Nimas menjelaskan, kalau sebenarnya keinginan untuk memecat STY sudah ada dari jauh-jauh hari.

"Kalau dibilang mendadak ya tidak sih, karena di sini ada proses perjalanan. Jadi, mungkin beberapa bulan sudah ada keinginan-keinginan untuk itu (memecat STY), sudah ada wacana untuk itu," ujar Jeng Nimas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT