News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Sumanto? Dulu Doyan Makan Daging Manusia, Kini Sudah Tobat dan Eksis di Media Sosial Sampai Viral Lagi karena...

Masih ingatkah Anda dengan sosok kanibal bernama Sumanto? Pernah bikin geger satu Indonesia, kini Sumanto sudah tobat dan viral berkat kontennya di medsos.
Kamis, 26 Desember 2024 - 23:50 WIB
Sumanto dulu dan kini
Sumber :
  • Dok. SCTV dan YouTube/tvOnenewscom

tvOnenews.com - Masih ingatkah Anda dengan sosok Sumanto? Pada 15 Januari 2003 lalu, pria kelahiran tahun 1972 itu membuat heboh masyarakat Indonesia.

Pasalnya, ia melakukan pencurian dan praktik kanibalisme terhadap mayat dari Mbok Rinah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itulah yang kemudian menyeretnya ke meja hijau dan Sumanto dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun.

 

tvonenews

 

Namun, Sumanto dibebaskan lebih awal, yakni pada tahun 2006, karena dianggap berkelakuan baik menurut pihak berwenang.

Sayang, setelah menghirup udara bebas, baik keluarga maupun desa tempat tinggalnya dulu enggan menerimanya kembali.

Sumanto lalu dibawa ke panti rehabilitasi An Nur yang berada di Bungkanal, Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah.

 

Hingga kini, Sumanto masih tinggal di panti rehabilitasi tersebut dan menjalani berbagai aktivitas harian dengan pendampingan dari pihak panti.

Salah satu aktivitas yang dilakukan Sumanto adalah menjalani hobinya memelihara burung.

Saat ditemui oleh tim tvOnenews, Sumanto terlihat rajin merawat burung-burung kesayangannya, termasuk dengan memberinya makan.

 

Saat ditanya mengenai kabar terkini, Sumanto mengaku bahwa dirinya baik-baik saja.

"Kabarnya baik. Ya, (kegiatan sehari-hari) hanya senam, ya kadang-kadang nunggone manuk (nungguin burung) yang lagi dijemur, panen ikan," ujar Sumanto, dikutip YouTube tvOnenewscom pada Kamis (26/12/2024).

 

Sumanto dulu dan kini
Sumanto dulu dan kini
Sumber :
  • Dok. SCTV dan YouTube/tvOnenewscom

 

 

Pria yang kini sudah berusia 52 tahun tersebut juga mengaku, bahwa dirinya kerap memanen ikan dan merasa senang karena itu. Sebab, ia bisa mengonsumsinya.

"Senengnya ya ada harapan makan ikan," akuinya.

 

Sumanto juga mengatakan jika ia punya keinginan tersendiri untuk lebih dikunjungi oleh banyak tamu.

"Kepengennya, ya, banyak kepengin ya. Misalnya, (didatengin tamu) ya suka. (Supaya bisa) ngobrol-ngobrol," ungkapnya.

 

Kegiatan sehari-hari Sumanto juga dibeberkan oleh Pengurus Yayasan An Nur, dr. Mulyasari SPKJ.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kegiatan sehari-hari pria yang pernah melakukan praktik kanibalisme itu disamakan dengan para kliennya yang lain di panti tersebut, mulai dari bangun hingga tidur lagi.

"Dari pagi, bangun tidur kemudian salat subuh berjamaah, sarapan bersama, senam pagi. Juga ada kegiatan-kegiatan, seperti diskusi bersama dengan klien-klien yang lain," ujar dr. Mulyasari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT