News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar bin Smith Gombal ke Pelayan Wanita di Restoran, Pujian dari HBS itu Sampai Bikin Salting: Tangan Mbak itu...

Saat sedang berada di sebuah restoran bersama rekan-rekannya, Habib Bahar bin Smith pernah melontarkan gombalan kepada seorang pelayan wanita di tempat tersebut
Senin, 23 Desember 2024 - 20:59 WIB
Foto dari Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dalam sebuah kesempatan saat sedang berada di sebuah restoran bersama rekan-rekannya, Habib Bahar bin Smith pernah melontarkan gombalan kepada seorang pramusaji atau pelayan wanita di tempat tersebut.

Melansir dari salah satu tayang yang diunggah dikanal youtube Sayyid Bahar bin Sumaith Official, Habib Bahar bin Smith saat itu sedang berada di salah satu restoran bersama rombongannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada video tersebut, terekam momen saat Habib bahar bin Smith melontarkan gombalan kepada pramusaji cantik di restoran tersebut.

Habib Bahar bin Smith (sumber: Istimewa)
Semua berawal saat seorang pelayan cantik berjalan di tengah rombongan Habib Bahar bin Smith untuk memberikan buku menu.

Pada momen tersebut, Habib Bahar bin Smith pun mengajak ngobrol pelayan wanita yang memberinya buku menu.

Habib Bahar memberikan beberapa pertanyaan pada pelayan wanita tersebut seperti tempat asalnya, dan lain-lain.

Kemudian, pendakwah yang terkenal dengan cara dakwah yang berapi-api tersebut menyampaikan gombalannya.

"Ada satu perempuan yang mau buangin asbak, saya bilang, mbak jangan buang asbak ini, tangan mbak sebagai perempuan terlalu mahal untuk buang asbak," kata Habib Bahar bin Smith.

"Masih banyak tangan-tangan laki-laki kotor buat buang asbak. Jadi tangannya mbak terlalu bagus buat pegang asbak," sambungnya, yang disambut sorakan dari teman-teman dan muridnya.

Habib Bahar bin Smith lontarkan gombalan ke pelayan restoran (Sumber: Tangkapan layar YouTube Sayyid Bahar bin Sumaith Official)

Tak berhenti disitu, Habib Bahar juga mengambil buku menu dari tangan pelayan wanita itu sambil memberikan gombalan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biarkan mereka yang bawa (buku menu), tangan mbak terlalu indah buat bawa itu. Nanti kemari jangan mbak, biarkan mereka (santri) yang ngambil," kata Habib Bahar bin Smith.

"Dulu istri saya ngomong ke saya, kak, bisa nggak dalam satu hati ada dua cinta. Saya jawab begini, kalau tidak bisa aku letakkan dua cinta dalam satu hati, maka akan aku letakkan cinta dan takut dalam satu hati," ucap Habib Bahar bin Smith.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT