News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang-orang Tahunya Dia Pemuka Agama Kondang, Sosok Berpengaruh di Jawa Tengah ini Bongkar Kelakuan Gus Miftah: kalau Baca Huruf Arab…

Sosok Kyai di Jawa Tengah menilai Gus Miftah pandai berceramah, tapi kurang membaca tulisan Arab. Ia mengingatkan masyarakat untuk selektif memilih guru agama.
Selasa, 17 Desember 2024 - 15:12 WIB
Gus Miftah
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Nama Gus Miftah menjadi sorotan setelah pernyataan dari KH Achmad Chalwani Nawawi mencuat.

Pemilik Pondok Pesantren An-Nawawi Purworejo, Jawa Tengah, berani mengungkap sosok pemuka agama kondang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam salah satu ceramahnya, KH Achmad Chalwani mengungkap pandangannya terkait kemampuan Gus Miftah.

Ia menilai kurang mumpuni dalam membaca tulisan Arab, meski dikenal sebagai pendakwah kondang.

Dalam ceramah yang kembali viral, KH Achmad Chalwani sempat menyebut bahwa ada seorang ulama di Yogyakarta yang terkenal sangat pandai berbicara di depan umum.

Namun, ia menilai bahwa kepandaian berbicara ini tidak diimbangi dengan kemampuan membaca tulisan Arab yang baik. 

"Itu di Jogja juga ada orang pinter pidato, bicaranya pinter banget," ujar KH Achmad Chalwani. 

Ia kemudian secara terang-terangan menyebut bahwa sosok yang dimaksudnya adalah Gus Miftah, pemilik Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta. 

"Tapi, kalau baca Arab pada keliru. Terkenal banget orangnya, Gus Miftah Jogja itu," lanjutnya.  

Gus Miftah memang dikenal luas sebagai salah satu pendakwah modern yang sering diundang ke berbagai acara pengajian.

Ia juga kerap tampil di media massa dan dikenal dengan gaya ceramah yang santai dan penuh humor.

Namun, menurut KH Achmad Chalwani, popularitas semata tidak bisa dijadikan ukuran keilmuan seseorang.

"Orang bodoh tahunya orang itu alim, tapi kyai kan paham kalau dia baca Arab pada keliru-keliru. Padahal dipanggil ngaji di mana-mana," jelas KH Achmad Chalwani. 

KH Chalwani mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengikuti pengajian.

Terutama dalam memilih sosok pendakwah yang benar-benar memiliki ilmu agama yang mendalam. 

"Makanya kalau ikut ngaji, yang hati-hati," tambahnya. 

KH Chalwani juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena di mana banyak orang yang pandai berbicara, tetapi kurang memahami isi dan makna kitab suci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hal ini semakin sering terjadi di era sekarang, di mana popularitas sering kali mengalahkan kualitas keilmuan. 

"Makanya saya waktu di Jakarta terang-terangan orang khotbah itu hebat menerangkannya. Tapi, ketika membaca tulisan Arab itu banyak yang keliru," tuturnya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT