News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Dibantu Uang Donasi Miliaran, Agus Salim Tetap Ngotot Minta Keluarga Aji Nafkahi Dirinya: Sekarang Saya Kan...

Padahal sudah dibantu uang donasi yang berjumlah lebih dari 1 miliar, namun Agus Salim bersikeras agar keluarga Aji, tersangka penyiraman air keras menafkahinya
Jumat, 13 Desember 2024 - 14:28 WIB
Agus minta keluarga Aji nafkahi dirinya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Korban penyiraman air keras Agus Salim meminta keluarga pelaku yang telah melukainya yakni Aji untuk menafkahi dirinya.

Meski telah mendapat miliaran dari uang donasi, namun Agus mengutarakan bahwa kondisinya saat ini sudah tak memungkinkan untuk bekerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, polemik uang donasi yang melibatkan Agus Salim dengan Pratiwi Noviyanthi dan Denny Sumargo akhirnya didamaikan oleh Mensos, Gus Ipul.

Memang dalam beberapa waktu terakhir, nama Agus Salim seolah menjadi selebriti pendatang baru di jagat maya lantaran dirinya kerap diperbincangkan publik.

Ketika itu, Agus Salim dituding tidak sepenuhnya menggunakan uang donasi untuk pengobatan luka bakarnya, tapi juga dipakai keperluan lainnya.

Didampingi oleh kuasa hukumnya yaitu Farhat Abbas dan Alvin Lim, pihak Agus merasa kalau uang donasi yang telah diberikan, sepenuhnya sudah milik sang klien.

Maka dari itu, pihak Agus merasa bahwa mereka bisa memanfaatkan uang donasi tersebut di luar biaya pengobatan, termasuk untuk keperluan pribadi.

tvonenews

Namun, karena kesepakatan awal uang donasi itu hanya boleh dimanfaatkan untuk berobat, maka Teh Novi sebagai penggalang dana terpaksa membekukan uang donasi itu.

Hal inilah yang akhirnya membuat Mensos Saifullah Yusuf turun tangan. Ia pun mengungkapkan bahwa uang donasi tersebut harus diserahkan kepada Agus.

Gus Ipul kemudian memberi catatan bahwa penggunaan uang donasi tersebut harus disertakan dengan laporan pertanggungjawaban dan hanya bisa digunakan Agus untuk berobat.

Di sisi lain, Agus pun tampak lega setelah uang donasi yang jika ditotalkan mencapai Rp1,5 miliar itu bisa dia gunakan untuk biaya pengobatan.

Akan tetapi, seakan belum puas dengan jumlah uang donasi yang ia terima, tiba-tiba saja Agus meminta Aji untuk menafkahi keluarganya.

Hal itu diungkapkan oleh Agus Salim ketika dirinya datang sebagai saksi dalam acara persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, 25 November lalu.

Pada momen tersebut, Agus Salim diminta untuk memberikan kesaksian terhadap tindakan Aji yang ditetapkan sebagai tersangka penyiraman air keras.

Sebagai informasi, Aji merupakan pegawai training di tempat kerja Agus. Ia diduga sakit hati karena ucapan dari atasannya itu yang kerap berkata-kata kasar.

“Dari keterangan yang saya lihat baik keterangan Agus dan dari Aji, itu seperti ada intimidasi verbal antara atasan dengan bawahan,” ucap kuasa hukum Aji, Lintar Fauzi.

“Karena posisinya kan (Aji) sebagai pegawai training, Agus ini sebagai leader yang harus mengontrol semua kinerja timnya,” lanjutnya.

Setelah memberikan kesaksian, Agus kemudian mengajukan permintaan kepada hakim ketua yang saat itu langsung diizinkan saat persidangan.

Agus minta keluarga Aji nafkahi dirinya
Agus minta keluarga Aji nafkahi dirinya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

“Yang Mulia, boleh saya minta satu permintaan?,” kata Agus.

Rupanya, permintaan yang diajukan oleh Agus Salim ditujukan untuk keluarga Aji. Ia tak segan-segan meminta agar biaya hidupnya ditanggung oleh famili sang tersangka.

“Saya sudah tidak bisa kerja lagi, saya mohon dari pihak keluarga untuk membantu keringanan saya,” ujar Agus dikutip dari YouTube Tribun Sumsel.

Mendengar ucapan tersebut, hakim ketua pun terkejut. Ia kemudian menegur Agus dengan mengatakan jika permintaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dalam sidang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tadi kan sudah disampaikan, nanti di luar persidangan (kalau Agus mau minta), jangan di sini,” tegas hakim ketua.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT