News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mensos Sampai Terheran-heran, Gus Ipul Sindir Kelakuan Agus Salim yang Justru Lebih Sibuk Lakukan Konferensi Pers daripada ke...

Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyinggung kelakuan Agus Salim yang tidak fokus pada pengobatannya. Namun, justru lebih sering...
Kamis, 12 Desember 2024 - 19:53 WIB
Agus Salim (kiri) dan Gus Ipul (kanan)
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews

tvOnenews.com - Kisruh uang donasinya makin panas, Agus Salim sempat diperingati oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Agus Salim merupakan korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh rekannya sendiri yang bernama Aji. Penyiraman tersebut melukai wajah dan kedua mata Agus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat diundang ke acara Dua Sisi yang ditayangkan oleh tvOne pada 5 Desember 2024, Agus membagikan kondisi terbaru kedua matanya.

 

tvonenews

 

Pria tersebut mengatakan, bahwa mata kirinya sudah tak bisa melihat lagi. Sementara itu, mata kanannya pun mulai merasakan hal yang sama dan tinggal menunggu waktu saja.

"Kalau untuk dibilang sebelah kiri sudahah memang tidak ada kemungkinan, yang di sebelah kanan masih ada cahaya, biasanya saya lihat terang putih, tapi sekarang udah kelihatan kayak remang-remang. Mungkin karena udah mulai menutup juga seperti yang di sebelah kiri," jelas Agus Salim dalam acara Dua Sisi tvOne, dikutip Kamis (12/12/2024).

 

Insiden yang terjadi kepada Agus kemudian viral dan membuat banyak orang bersimpati padanya. Donasi pun dibuka dan dikumpulkan ke yayasan milik Pratiwi Novianthi, yakni Rumah Peduli Kemanusiaan.

Uang donasi yang terkumpul pun cukup fantastis, yakni Rp1,5 miliar. Masalah kemudian muncul, ketika donasi tersebut justru digunakan oleh bibi Agus untuk membayar utang, bukan berobat.

 

Otomatis, hal tersebut membuat para donaturnya geram dan berbalik menghujat serta mengkasuskan masalah tersebut hingga ke ranah hukum.

Masalahnya kian melebar dan tak kunjung menemui titik terang, kasus tersebut bahkan sampai harus ditangani oleh Kementrian Sosial.

Mensos RI, Gus Ipul memberi peringatan kepada Agus agar tidak menyalahgunakan uang donasi.

Gus Ipul saat diwawancarai di program One On One tvOne, Jumat (6/12/2024).
Gus Ipul saat diwawancarai di program One On One tvOne, Jumat (6/12/2024).
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews

 

 

"Soal donasi, karena donasi itu diperuntukkan ke Mas Agus Salim, ya untuk pengobatan. Jangan untuk yang lain-lain dulu. Untuk pengobatan dulu," tegas Gus Ipul dalam program One On one tvOne, Jumat (6/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Di sisi lain, pernyataan Gus Ipul dalam sebuah potongan video yang diunggah ulang oleh akun TikTok @tono7788, menuai sorotan dari netizen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT