GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Asal Pilih Korban, Ternyata Wanita dengan Kriteria Ini yang Jadi Sasaran Utama Agus Buntung: Perempuan Muda...

Ketua Komisi Disabilitas Daerah mengungkap bahwa Agus tidak asal pilih korban untuk melancarkan aksinya. Wanita dengan kriteria ini yang rentan jadi incaran.
Kamis, 12 Desember 2024 - 16:17 WIB
Korban Agus Buntung
Sumber :
  • Kolase YouTube

tvOnenews.com - Kasus Agus Buntung kini menjadi perhatian publik setelah ia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah wanita.

Salah satu laporan awal berasal dari seorang mahasiswi yang mengaku menjadi korban pelecehan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Investigasi yang dilakukan pihak kepolisian mengungkap fakta mengejutkan, Agus diduga telah melakukan pelecehan terhadap setidaknya 15 korban, termasuk beberapa yang masih di bawah umur.

Pria bernama asli I Wayan Agus Suartama merupakan penyandang disabilitas, diduga menggunakan kondisinya sebagai alat manipulasi untuk mendekati korban.

Meskipun ia kini berada dalam tahanan rumah karena keterbatasan fasilitas ramah disabilitas di rumah tahanan, proses hukum terhadapnya terus berjalan.

Kejadian ini mengguncang masyarakat, terutama setelah motif dan modus operandi Agus mulai terungkap.

Dalam wawancara di podcast Deddy Corbuzier, Ketua Komisi Disabilitas Daerah, Joko Jumadi, menjelaskan bagaimana Agus mencari dan memanipulasi korbannya.

Menurut Joko, Agus memiliki pola tertentu dalam memilih korban.

Target utamanya adalah perempuan muda yang sedang duduk sendirian di tempat-tempat umum, seperti taman.

Agus menggunakan pendekatan yang cenderung memanfaatkan kondisi psikologis calon korban.  

“Yang dia cari adalah perempuan muda yang sedang duduk sendirian di taman, dengan asumsi ketika dia sendirian, dia sedang galau,” ungkap Joko Jumadi, seperti dilansir dari YouTube Deddy Corbuzier.  

Pendekatan Agus dimulai dengan menunjukkan kondisinya sebagai seorang penyandang disabilitas.

Ia membuat korban merasa iba dengan cerita-cerita tentang kesulitan hidupnya.

Dari sini, Agus mulai membangun kepercayaan, yang pada akhirnya menjadi pintu masuk untuk menggali informasi pribadi dari korban.  

Joko menambahkan, Agus memiliki kemampuan untuk memainkan emosi korban.

Setelah korban merasa iba, ia mulai memperdalam hubungan dengan memberikan solusi atas masalah pribadi yang sebelumnya ia gali.  

“Di semua korban, dia mulai menunjukkan keibaan bahwa dia ini disabilitas, tidak bisa apa-apa, dia mau ngapa-ngapain susah. Korban akhirnya merasa kasihan, menaruh kepercayaan, dan Agus memanfaatkan itu untuk menggali informasi sensitif,” ujar Joko.  

Setelah mengetahui masalah korban, Agus memberikan solusi yang seolah-olah menunjukkan bahwa ia adalah seseorang yang pintar dan dapat diandalkan.

Hal ini membuat korban semakin percaya padanya. “Korban jadi percaya pelaku orang pintar karena bisa tahu masalah sampai pada tahap ‘saya bisa membantu masalah kamu,’” tambah Joko.  

Kriteria korban yang menjadi target Agus bukanlah sembarangan.

Ia cenderung mencari perempuan muda yang terlihat rentan, baik secara emosional maupun sosial.

Kondisi ini mempermudah Agus untuk mendekati mereka dan memanipulasi situasi.  

Berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian, mayoritas korban Agus berada dalam situasi yang membuat mereka lebih mudah dimanipulasi.

Mereka merasa iba terhadap Agus karena kondisinya sebagai penyandang disabilitas, dan ini menjadi celah yang dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada mereka.  

Saat ini, Agus menjalani tahanan rumah karena keterbatasan fasilitas ramah disabilitas di rumah tahanan biasa.

Namun, hal ini tidak menghentikan proses hukum yang sedang berlangsung. Polda NTB terus melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan lebih banyak bukti dari korban-korban lainnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Agus Buntung menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan terhadap manipulasi emosional, terutama bagi individu yang berada dalam situasi rentan.

Penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk memperkuat perlindungan bagi korban kekerasan seksual, termasuk memberikan pendampingan psikologis dan hukum. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT