News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Tak Dibayar, Yati Pesek Curhat ke Nunung Srimulat usai Dihina oleh Miftah Maulana, Ternyata Selama Ini Dia Diam karena...

Yati Pesek yang mendadak viral karena mendapat hinaan dari sosok yang dikenal dengan nama Gus Miftah. Ternyata Nunung Srimulat sudah tahu dari lama dan....
Senin, 9 Desember 2024 - 23:57 WIB
Yati Pesek (kiri) dan Nunung Srimulat (kanan)
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Persoalan mengenai Miftah Maulana yang kerap melakukan penghinaan kepada orang lain masih terus berlanjut.

Kali ini seniman senior Yati Pesek yang mendadak viral karena mendapat hinaan dari sosok laki-laki yang juga dikenal dengan nama Gus Miftah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu juga menjadi buntut dari video viral Miftah saat menghina pedagang es teh yang menjajakan jualannya di acara yang juga dihadiri oleh eks Utusan Khusus Presiden tersebut.

 

tvonenews

 

Sama seperti kepada pedagang es teh, Miftah juga melontarkan kata-kata yang dinilai kasar dan merendahkan Yati Pesek dalam sebuah acara. Kata-kata tersebut diucapkan oleh Miftah di depan umum, saat Yati Pesek naik ke atas panggung.

Sebenarnya, kejadian tersebut bukan baru-baru ini terjadi. Diketahui, bahwa video rekaman tersebut merekam kejadian dari beberapa tahun lalu. Namun, baru mendadak viral akhir-akhir ini.

 

Soal video Miftah yang menghina Yati Pesek, komedian Nunung Srimulat mengaku, bahwa ia sudah mengetahui soal itu dari beberapa tahun lalu. Namun, karena tak terjadi apa-apa, ia hanya turut prihatin.

"(Yati Pesek) gak pernah cerita. Aku pernah dengar ini lihat beberapa tahun lalu, cuma memang adem, nggak ada apa-apa. Aku prihatin," kata Nunung di studio Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Senin (9/12/2024).

 

Nunung juga mengaku, bahwa ia sempat mengontak Yati Pesek usai insiden tersebut terjadi. Namun, seniman senior itu mengatakan untuk membiarkannya saja.

"Aku sempat kontak Mbak Yati. 'Ah diemin aja de'. (Dengar) kata 'diemin aja de' tetap kayak berat aja waktu itu," sambung Nunung.

 

Gus Miftah dan Yati Pesek
Gus Miftah dan Yati Pesek
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nunung juga menegaskan, bahwa melawak dan menjadi pelawak itu tidaklah mudah. Sebab, tujuan melawak sendiri memang membuat orang lain tertawa, tapi tidak dengan menghina apalagi menjatuhkan harga diri seseorang.


"Melawak sebenarnya itu memang nggak mudah ya. Tujuannya mungkin melawak, tapi kan nggak gampang. Sekarang jadi ramai, sebenarnya udah tahu lama. Ya sedihlah," ucap Nunung.

Setelah video Miftah yang mengina dengan dalih guyon tersebut viral di media sosial beberapa waktu lalu, Nunung mengaku belum menghubungi lagi komedian bernama asli Suyati tersebut.

Nunung mengungkapkan, bahwa ia sangat sedih saat mendengar voice note yang berisi pengakuan Yati Pesek yang diunggah oleh presenter sekaligus aktor Erick Strada.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT