Suka Jus Jambu? Di sini Bisa Wisata sambil Petik Langsung Buah Jambu Getas Merah lho
- Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno
"Kadang ada wisatawan mampir ke sini, langsung petik di kebun, dicuci dan memakannya. Ada juga yang ikut panen. Tapi kalau yang beli banyak itu pedagang buah. Saya kalau dapat pesanan banyak juga mengepul dari para petani lain. Yang pasti buahnya kita sortir dulu sesuai kelasnya," kata Muslih.
Banyak sedikitnya hasil panen menyesuaikan pada pemeliharaan dan masa panen. Saat panen banyak bisa satu ton lebih per hari. Namun jika sedang tidak berbuah banya hasil panen hanya berkisar satu kuintal.
"Biasanya itu panennya seminggu dua kali. Per panen saya bisa mengepul satu setengah kuintal. Harganya naik turun. Kadang kalau bagus itu bisa empat ribu rupiah per kilo di tingkat petani," ungkapnya.
Jambu yang telah disortir lalu dikumpulkan dan dikemas dalam keranjang besar untuk dikirim ke pemesan. Antara lain ke Semarang, Kendal, Pekalongan, Purwokerto, hingga ada juga yang diambil pedagang un dijual ke Bandung dan Jakarta.
"Murah sih. Kalau kita beli di toko buah itu bisa sepuluh ribu per kilo. Kalau di sini sekitar empat ribu, apalagi kalau panen raya itu per kilo katanya bisa dua ribu rupiah. Mumpung lagi lewat tadi beli sepuluh kilo buat oleh-oleh," kata Ari, wisatawan asal Semarang. (Teguh Joko Sutrisno/dan)
Load more