News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Okto Maniani? Pernah Jadi Pemain Andalan Timnas Indonesia, Tak Disangka kini Nasibnya Malah...

Eks wonderkid Timnas Indonesia, Okto Maniani sempat digadang-gadang balak jadi pemain masa depan tim merah putih. Tapi, kini nasibnya malah jadi begini.
Senin, 11 November 2024 - 15:37 WIB
Mantan predator ganas berposisi winger di Timnas Indonesia, Okto Maniani
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Nama Okto Maninani mungkin sudah tak asing lagi ditelinga penggemar sepak bola tanah air. Eks wonderkid Timnas Indonesia ini pernah jadi andalan kala diasuh oleh Alfred Riedl.

Pemain dengan nama lengkap Oktovianus Maniani ini pernah jadi sorotan publik kala menampilkan aksi gemilangnya di Piala AFF 2010.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama dengan timnas, dirinya kerap membuat kerepotan tim-tim ASEAN di Piala AFF 2010 saat melawan skuad Garuda.

Okto Maniani
Okto Maniani
Sumber :
  • instagram

 

Pemain asal Jayapura ini sampai digadang-gadang jadi aset masa depan Timnas Indonesia.

Karier profesional Okto Maniani dimulai pada tahun 2008 saat membela PSMS Medan. Kemudian, ia memutuskan hijrah ke Persitara Jakarta Utara pada 2009.

Nama Okto Maniani kian dikenal pasca dirinya bergabung dengan Sriwijaya FC di tahun 2010. Itu menjadi titik awal di mana Okto digadang-gadang akan menjadi aset berharga Timnas Indonesia.

Bagaimana tidak, di usianya yang kala itu baru menginjak 20 tahun, Okto berhasil memberi dua gelar untuk Sriwijaya FC, yakni Inter Island Cup dan Community Shield di tahun 2010.

Aksi gemilang Okto Maniani dalam klub membuat pelatih Timnas Indonesia saat itu, Alfred Riedl memanggilnya untuk bergabung ke tim senior Piala AFF 2010.

Baru debut dengan tim senior, Okto langsung menampilkan aksi memukaunya. Tercatat sembilan laga dan dua gol Okto sumbangkan.

Lewat performanya, ia dan Timnas Indonesia berhasil menyabet gelar runner up pada Piala AFF 2010, Sea Games 2011 hingga Islamic Solidarity Games 2013.

Sayangnya, usai menampilkan aksi memukaunya dengan tim nasional, permainan Okto Maniani malah langsung menurun drastis. Bahkan hampir setiap musim selalu berpindah klub.

Tercatat, ia pernah bergabung dengan Sriwijaya FC, Persiram, Persiba Bantul, Barito Putera, Borneo FC, Arema FC, hingga klub asal Timor Leste yakni Carsae FC.

Kariernya kian merosot tatkala dirinya dicoret dari Timnas Indonesia di tahun 2013 silam, lantaran mangkir dari latihan yang telah dijadwalkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, di tahun 2016 silam, diketahui dirinya memutuskan mundur dari Persiba Balikpapan dengan alasan diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Namun tak berselang lama, Okto Maniani justru bergabung ke Arema FC. Sontak, hal tersebut memancing perbincangan netizen saat itu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT