News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruben Onsu Bicara Jujur soal Kesalahan dalam Cara Mendidik Betrand Peto: Bukan Niat Saya Menjatuhkan...

Ruben Onsu pernah mengungkap ada beberapa kesalahan dalam cara mendidik Betrand Peto yang berdampak pada kondisi sang anak saat ini. Seperti apa pengakuannya?
Kamis, 17 Oktober 2024 - 14:47 WIB
Kolase foto Ruben Onsu, Sarwendah dan Betrand Peto
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Ruben Onsu dan Sarwendah memutuskan untuk mengangkat Betrand Peto sebagai bagian dari keluarga kecil mereka pada tahun 2019.

Keputusan ini membuat sosok Onyo, sapaan akrab Betrand Peto semakin dikenal publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik perjalanan bahagia mereka, Ruben Onsu mengungkapkan adanya tantangan dalam mendidik Onyo di awal perjalanannya sebagai orang tua angkat.  

Sebelum kabar perceraiannya dengan Sarwendah mencuat, Ruben pernah berbicara dari hati ke hati dengan ibu kandung Betrand Peto, Maria Octaviana atau yang akrab disapa Vivi.

Melalui obrolan tersebut, Ruben menyampaikan kejujuran tentang beberapa hal yang menurutnya perlu diperbaiki dalam pola asuh Betrand.

Betrand Peto diketahui tidak tinggal bersama orang tua kandungnya di Nusa Tenggara Timur sejak kecil.

Ia dibesarkan oleh kakek dan neneknya setelah orang tuanya, Ferdy Peto dan Vivi, berpisah.

Kondisi tersebut, menurut Ruben, meninggalkan trauma emosional yang memengaruhi perkembangan mental Betrand Peto.

“Anak kita ini punya rasa trauma dengan kisah mamanya dengan papanya. Mungkin ini emosi orang tua, tidak hanya papa dan mama Betrand yang berpisah di dunia ini, banyak. Tapi impact ke anak yang menerima berbeda,” ungkap Ruben Onsu dilansir dari YouTube The Onsu Family.

Ruben menjelaskan bahwa Betrand memiliki jiwa yang sensitif dan rentan terhadap konflik emosional.

Oleh sebab itu, ia merasa perlu bicara dari hati ke hati dengan Vivi agar pola asuh yang diterapkan bisa berjalan dengan baik dan tidak memperburuk kondisi mental Onyo.  

"Onyo jiwanya sensitif. Anak saya ini anak kandung kalian yang saya urusin sebenarnya, bukan niat saya menjauhkan, tapi traumanya Betrand itu berbahaya. Kenapa? Dia bisa jadi tipe pembenci, pemarah atau apa," ujar Ruben Onsu. 

Ruben Onsu mengakui bahwa sejak awal ia merasa ada yang kurang tepat dalam mendidik Betrand Peto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, ia memutuskan membawa Onyo ke psikolog guna memahami asal mula sikap sensitif yang sering ditunjukkan.

“Tapi ketika saya konsultasi ke psikolog, saya harus cari tahu dulu asal muasal anak ini. Ada yang salah dengan anak ini, sehingga ke depan saya mendidiknya dan tidak melakukan hal yang sama,” kata Ruben.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT