News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Terakhir Marissa Haque Sebelum Wafat, Ingin Selalu Bermanfaat dan Berjihad Lewat Pendidikan

Marissa Haque menyampaikan pesan mendalam pada sebuah kesempatan di Yogyakarta saat mengisi acara. Ia menyinggung soal jihad di bidang pendidikan. Seperti apa?
Kamis, 3 Oktober 2024 - 09:13 WIB
Almarhumah Pembina Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Marissa Haque
Sumber :
  • Instagram/@marissahaque

tvOnenews.com - Kepergian Marissa Haque membawa duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Marissa, yang akrab disapa Icha, meninggal secara mendadak tanpa menunjukkan tanda-tanda penyakit sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar kepergiannya membuat banyak orang terkejut, terutama karena ia terlihat masih aktif menjalankan aktivitasnya hingga beberapa hari sebelum meninggal.

Menurut keterangan dari keluarga, khususnya sang adik, Soraya Haque, Marissa tidak memiliki riwayat penyakit yang serius.

Kepergiannya yang tiba-tiba membuat semua orang, terutama sang suami, Ikang Fawzi, sangat terpukul.

Soraya juga menyatakan bahwa tidak ada gejala yang menunjukkan bahwa Marissa akan berpulang dalam waktu dekat.

“Menurut keluarga, terutama Ikang, suaminya, tidak ada gejala apa-apa. Kepergiannya begitu tiba-tiba,” kata Soraya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Lima hari sebelum wafat, Marissa Haque masih menjalani aktivitasnya dengan semangat.

Ia menghadiri sebuah acara akademik di Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.

Di acara yang bertajuk "Pemetaan dan Pengembangan Talenta dalam Perencanaan Karier", Marissa memberikan pidato inspirasi.

Dalam pidatonya, Marissa Haque mengungkapkan keinginannya untuk selalu berbagi ilmu dan tetap menuntut ilmu di usia yang sudah tidak muda lagi.

Bagi Marissa, proses belajar tidak mengenal batas usia, dan ia merasa bahwa pendidikan adalah bentuk jihad yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Ketika saya merasa bahwa sebagai insan, ingin sekali menjadi insan kamil dan berbagi ilmu sambil menuntut ilmu,” ujar Marissa Haque dalam pidatonya.

“Kalau tiba-tiba Allah memanggil kita, pulang ke rumah abadi kita, katanya sih masuk surga karena jatuhnya jihad,” ungkapnya.

Baginya, mengajar dan belajar adalah salah satu bentuk ibadah, sebuah jalan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.

Kata-kata ini kini menjadi pesan terakhirnya yang begitu menyentuh hati banyak orang.

Marissa Haque dikenal sebagai sosok yang sangat peduli dengan dunia pendidikan.

Selain berkarier sebagai politisi dan artis, ia juga merupakan seorang pendidik yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan akademik.

Ia kerap mengingatkan generasi muda untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri.

Di hadapan para mahasiswa UII Yogyakarta, Marissa juga sempat menyinggung soal kematian.

Ia menekankan bahwa kematian bisa datang kapan saja, tanpa harus menunggu usia tua atau jatuh sakit.

“Kalau meninggal, kan, nggak harus tunggu tua, ya, nggak harus tunggu sakit. Kapan pun Allah mau memanggil, ya, begitulah,” ujarnya.

Pesan tersebut kini terasa semakin dalam dan bermakna, terutama setelah kepergian Marissa Haque yang begitu tiba-tiba.

Kata-katanya seolah menjadi pengingat bagi semua orang bahwa hidup adalah kesempatan untuk terus berkarya dan berbagi ilmu.

Kepergian Marissa Haque tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama Ikang Fawzi, Bella Fawzi, Chiki Fawzi.

Meski merasa sangat kehilangan, keluarga berusaha ikhlas menerima takdir ini.

Marissa Haque telah pergi, namun semangatnya dalam dunia pendidikan dan pesan-pesan inspiratifnya akan selalu dikenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keinginannya untuk selalu bermanfaat bagi orang lain melalui pendidikan adalah warisan yang berharga.

Marissa telah memberikan contoh nyata tentang bagaimana seseorang bisa terus berkontribusi di segala usia, dan bagaimana pendidikan bisa menjadi bentuk jihad yang penuh berkah. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT