GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wedang Ronde, Dikenalkan Pedagang Cina, Diberi Nama Oleh Orang Belanda

Dengan aroma dan rasa jahe yang segar dan pedas, wedang ronde banyak disukai mereka yang ingin menghangatkan badan. Apalagi di musim hujan seperti saat ini.
Jumat, 28 Januari 2022 - 11:40 WIB
Wedang ronde di kawasan kampus Undip Tembalang Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Dengan aroma dan rasa jahe yang segar dan pedas, wedang ronde banyak disukai mereka yang ingin menghangatkan badan. Apalagi di musim hujan.

Wedang ronde yang khas dengan bola-bola tepungnya itu menjadi salah satu minuman khas di Jawa Tengah. Tapi tahukah anda kalau wedang ronde itu awal mulanya ternyata dari daratan Tiongkok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa literatur menginformasikan, bahwa wedang ronde itu berasal dari tradisi warga pendatang Tionghoa di Jawa. Mereka membuat minuman yang biasa dikonsumsi di tanah asal. Yaitu bola-bola tepung dengan campuran kacang, gula, dan roti, serta air jahe panas. Mereka menamainya Tangyuan.

Kemudian, orang Belanda di sini melihat dan tertarik dengan bola-bola yang terbuat dari tepung beras ketan tersebut. Karena bentuknya bulat, orang Belanda menyebutnya rondje, yang artinya bulat manis. Tapi karena lidah orang Jawa saat itu sulit mengucapkan rondje dalam lafal Belanda, maka mereka menyebutnya ronde saja. 

Wedang ronde punya rasa yang manis pedas karena campuran jahe pada air panasnya. Karena itulah warung wedang ronde biasanya buka pada malam hari. Kecuali di beberapa tempat berudara dingin seperti di Salatiga, maupun Bandungan Semarang, wedang jahe dijual sejak siang hingga malam.

Isian wedang jahe banyak macamnya. Tapi yang umum adalah bola-bola ketan, kacang tanah sangan, kolang-kaling, agar-agar atau hunkwee, dan roti tawar. Di beberapa warung ada yang ditambahi pacar cina, tape kering, serta santan atau susu kental manis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semuanya dimasukkan dalam mangkok, diberi sirup gula murni, lalu diguyur air jahe panas. Cara meminumnya, yang umum adalah disruput pakai sendok sedikit demi sedikit air jahenya. Setelah agak hangat baru dikudap sebagai mana biasa.

"Kan panas mas. Kalau langsung banyak ya kecanthang (kepanasan) bibirnya. Enaknya ya begini, sak sruputan ngobrol, gitu. Nanti nek mulai anget air jahenya, baru kita makan itu rondenya plus kolang-kaling dan lain-lain. Yang bikin gurih juga adalah kacangnya, ini tidak digoreng tapi kalau di desa itu namanya disangan, yaitu dipanaskan pakai kuali," kata Sigit, warga Semarang yang gemar minum wedang ronde.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT