News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibu Mertua Azizah Salsha Pernah Bilang Perjuangan Pratama Arhan Bisa Sampai ke Level Timnas Indonesia, Siapa Sangka Ternyata Dulu Sampai...

Ibunda Pratama Arhan ceritakan perjalanan sang pemain Timnas Indonesia yang penuh perjuangan. Dari jualan sayur hingga jadi bintang sepak bola, tak disangka...
Rabu, 25 September 2024 - 09:12 WIB
Ibu Mertua Azizah Salsha Pernah Bilang Perjuangan Pratama Arhan Bisa Sampai ke Level Timnas Indonesia, Siapa Sangka Ternyata Dulu Sampai...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kesuksesan Pratama Arhan sebagai pemain andalan Timnas Indonesia tentu tidak datang dengan mudah. 

Meski kini ia dikenal sebagai bintang lapangan hijau, siapa sangka, perjuangannya sampai bisa membela timnas dan kini bermain untuk Tokyo Verdy di Jepang, pernah dibumbui oleh cerita pahit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Azizah Salsha, istri dari Arhan, tentu bangga melihat sang suami menggapai impian tersebut.

Pratama Arhan
Pratama Arhan dan Azizah Salsha. Sumber: Instagram @pratamaarhan8.

Namun, dalam sebuah wawancara bersama ibunda Arhan, terungkap bahwa perjuangan sang pemain muda ini jauh lebih berat dari yang dibayangkan.

Timnas Indonesia, Piala AFF 2020, dan keberhasilan melawan Malaysia adalah puncak dari usaha keras Arhan. 

Tapi ternyata, perjalanan menuju titik itu penuh dengan darah, keringat, dan air mata. Arhan yang berasal dari Blora, Jawa Tengah, tumbuh besar di keluarga sederhana. 

Ibunya, yang dikenal sebagai pedagang sayur keliling, selalu mendukung penuh karir anaknya.

Surati, ibunda Pratama Arhan, pernah mengungkapkan bagaimana perjuangan Arhan untuk mencapai level Timnas Indonesia membutuhkan pengorbanan besar dari keluarga. 

Ia bahkan pernah harus berutang demi biaya Arhan mengikuti turnamen sepak bola di usia muda. 

Pratama Arhan
Pratama Arhan. Sumber: Instagram @pratamaarhan8.

"Anakku sampai berdarah-darah dalam berjuang, tapi saya selalu yakin dia akan mencapai impiannya," ungkap ibunda Pratana Arhan.

Surati bercerita, saat Arhan masih berlatih di SSB Terang Bangsa, Blora, setiap turnamen yang diikutinya selalu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. 

Namun, dengan penuh cinta dan kerja keras, Surati tak pernah menyerah. 

Salah satu momen yang paling menyentuh hati adalah ketika ia membelikan sepasang sepatu sepak bola seharga Rp 25 ribu untuk Arhan. 

Sepatu tersebut, sayangnya, jebol saat pertama kali dipakai. Tapi, semangat Arhan tidak pernah padam, bahkan saat harus bermain dengan sepatu rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, apa yang membuat kisah ini semakin dramatis adalah cerita tentang keberhasilan Pratama Arhan di ajang Piala AFF 2020. 

Dalam pertandingan melawan Malaysia, Arhan mencetak gol spektakuler yang membawa Indonesia menang 4-1, mengantarkan Timnas Indonesia ke semifinal. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT