News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Muchlis Hadi? Pernah Jadi Striker Andalan Timnas Indonesia di Laga AFF U-19, Kini Kehidupannya Malah...

Piala AFF U-19 2013 menjadi momen di mana nama Muchlis Hadi dikenal banyak orang. Bersama pemain Timnas Indonesia lain, dia berhasil membawa tim menjadi juara.
Senin, 23 September 2024 - 14:53 WIB
Muchlis Hadi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

tvOnenews.com - Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, mantan pemain Timnas Indonesia U-19 yang membawa tim Garuda meraih gelar juara pada laga Piala AFF U-19 tahun 2013.

Nama Muchlis Hadi menjadi perbincangan banyak orang karena aksi gemilangnya di atas rumput hijau. Bersama Timnas U-19 dia berhasil menjadi juara dalam ajang Piala AFF 11 tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilannya dalam menjadi penyerang di Timnas membawa Muchlis Hadi ditaksir oleh banyak klub sepak bola tanah air.

Belum genap berusia 20 tahun, kala itu Muchlis Hadi berhasil menembus tim besar seperti PSM Makassar di tahun 2016.

Tak berhenti sampai di sana, dia juga turut direkrut oleh klub besar lain seperti Bhayangkara FC, Semen Padang, hingga Persib Bandung.

Hal lain yang tak kalah membanggakan adalah, di Persib Bandung, Muchlis Hadi memiliki kontrak dua musim tanpa melalui proses seleksi.

Bukannya membuat karier makin cemerlang, kedatangannya di Persib Bandung ternyata jadi awal mimpi buruk untuk eks Timnas Indonesia U-19 tersebut

Menunjukan skill luar biasa sebagai striker, ternyata tak lantas membuat karir sepak bolanya berjalan mulus. 

Kala itu, pelatih persib Bandung, Mario Gomez sama sekali tidak melirik kemampuan dari pemain kelahiran Mojokerto tersebut. Mario Gomez lebih memilih untuk mengorbitkan pemain muda jebolan Diklat Persib, Wildan Ramdhani.

Akibatnya, eks pemain Timnas Indonesia U-19 ini tersisihkan dari tim pada dua tahun pertamanya bersama Persib bandung. Pada Liga 1 2018, Muchlis hadi hanya mampu mencatatkan namanya di enam laga dengan 1 gol.

Dari kejadian tersebut, Persib Bandung akhirnya memutus kontrak bersama Mario Gomez dan menggantinya dengan Miljan Radovic. Namun, dia memutuskan untuk mundur sebelum kompetisi Liga 1 di tahun 2019 digelar.

Menggantikan Miljan Radovic, Robert rane hadir dan kembali melihat potensi Muchlis Hadi, terlebih dia bukan sosok baru untuk Rane.

Sebelumnya, Robert Rane pernah bekerja sama dengan Muchlis Hadi di PSM Makasar pada tahun 2016.

Keseriusannya dalam mempertahankan sang penyerang kian ditunjukan oleh Robert Rane. Dia lebih memilih untuk mencoret beberapa nama lain seperti Billy Keraf dan Muhammad Sabil yang digadang-gadang menjadi wonderkid selanjutnya.

Namun, itu tak lantas memperbaiki karier Muchlis Hadi. Pemain kelahiran tahun 1996 tersebut gagal mendapatkan menit bermain di tim utama.

Saat itu, Persib mengakuisisi Gresik United dan menggantinya menjadi Bandung United, tempat di mana Muchlis hadi bermain.

Namun, tim ini gagal bertahan dan malah terdegradasi ke Liga 3 setelah tidak bisa bertahan di Liga 2 meski diisi oleh beberapa pemain kenamaan Persib.

Dari kejadian tersebut, pada tahun 2020 Muchlis Hadi kembali ke Persib bandung untuk menyelesaikan kontraknya.

Setelah hengkang dari Persib Bandung, tidak diketahui kemana perginya Muchlis Hadi. Padahal beberapa tim besar seperti PSM Makasar sempat ingin merekrutnya.

Di usianya yang masih muda, harusnya Muchlis Hadi sedang berada dalam karier emasnya dengan status wonderkid yang dia dapat 11 tahun silam. Namun, hingga saat ini masih belum ada kabar terbaru dari sang pesepak bola tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hfp/na)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT