News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Tertawa Geli, Kania Permatasari Bongkar Ide Ujung Oppa yang Menyuruhnya Buat Konten Keguguran Palsu: Sakit Mental...

Ujung Oppa bahkan pernah menyuruh Kania untuk membuat konten keguguran palsu. Alhasil, ada sejumlah konsekuensi yang harus diterima Kania saat itu hingga ia...
Minggu, 8 September 2024 - 20:15 WIB
Kania Permatasari dan Ujung Oppa
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Bahkan, Ujung Oppa sampai bela-belain membeli testpack palsu di marketplace, agar konten rekayasanya semakin dipercaya netizen dan publik.

"Ternyata beneran (beli testpack)," ujar Kania.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan akhirnya (konten keguguran palsu) ketahuan?" tanya dr Richard Lee.

"Gak ketahuan. Ini justru aku yang buka. Kenapa? Karena saat itu aku kesal banget," jawab Kania lebih lanjut.

 

Wanita itu juga membeberkan alasannya baru membongkar kepalsuan itu, karena dulu ia tidak berani pada Ujung Oppa yang masih berstatus sebagai suaminya. Namun, karena kini pria tersebut sudah tak terikat hubungan apa pun padanya, Kania jelas berani membongkar semuanya.

"Waktu itu aku enggak bisa ngapa-ngapain, karena masih statusnya suami. Aku ngebentak pun aku enggak berani karena takut dosa," akui Kania.


Potret pernikahan Ujung Oppa dan Kania Permatasari. Sumber: Instagram/kania_permatasari.

 

Sayangnya, konten keguguran palsu itu tak berhasil mendapatkan perhatian di media sosial. Hal itulah yang membuat Ujung Oppa kesal.

"Berhasil konten itu ditonton (netizen)?" tanya Richard Lee.

"Tidak. Dari situ dia marah-marah, 'Ah, shib** (umpatan dalam bahasa Korea)! Kenapa kontennya enggak naik (gak viral)' gitu," cerita Kania sambil tertawa. Hal itu juga membuat Richard Lee ikut tertawa mendengarnya.

 

Meski kontennya tak berhasil, tapi konsekuensi tetap ditanggung oleh Kania. Ia mengaku malu setiap kali ada orang yang menyampaikan rasa empati atau simpati kepadanya, karena menganggap wanita itu benar-benar keguguran.

Mentalnya juga sempat terguncang karena orang lain mengira dirinya tidak bisa menjaga kandungan. Padahal, sebenarnya itu hanya setting-an semata.

"Ketika aku bikin konten keguguran bohongan, seberapa sakit mental aku ketika ketemu orang dikiranya aku enggak bisa jaga kandungan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Kania sampai harus menerima hujatan dari netizen yang saat itu berkomentar buruk padanya.

"Terus ada netizen banyak yang ngehujat, 'kamu sih lagi hamil malah nyanyi', katanya. Lah kalau aku enggak nyanyi, enggak makan, Dok," ucapnya. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT