News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Dieksekusi Gegara Kasus Narkoba, Kematian Freddy Budiman Ternyata Bikin Ustaz Adi Hidayat ‘Iri’

Ustaz Adi Hidayat pernah mengatakan dirinya justru ‘Iri’ dengan Freddy Budiman. kematian mantan gembong narkoba itu dinilai sebagai satu kematian indah baginya
Jumat, 30 Agustus 2024 - 19:16 WIB
Ustaz Adi Hidayat merasa iri dengan kematian freddy Budiman
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Nama Freddy Budiman sebagai Seorang mantan gembong narkoba sudah tidak asing lagi didengar. 

Freddy Budiman mampu mengubah sejarah Indonesia sebagai gembong dari kasus penyelundupan narkoba terbesar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kasusnya, Freddy Budiman dinyatakan bersalah atas kepemilikan 1,4 juta butir pil ekstasi yang ia selundupkan dari china pada tahun 2012 silam.

Gembong narkoba tersebut mendapatkan hukuman pidana mati dan telah dieksekusi pada tahun 2016 silam.

Saat menjelang eksekusinya, Freddy Budiman memutuskan untuk berhijrah dan mengubah penampilannya, seperti mengenakan gamis hingga memanjangkan janggutnya.

Seorang pendakwah, Ustaz Adi Hidayat pernah mengatakan dirinya justru ‘Iri’ dengan Freddy Budiman. 

Lantaran kematian mantan gembong narkoba itu dinilai sebagai salah satu kematian yang indah baginya.

Seperti apa penjelasan Ustaz Adi Hidayat mengenai penilaiannya terhadap Freddy Budiman? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube Adi Hidayat Official, UAH sedang menjelaskan bahwa kematian dari Freddy Budiman begitu indah. 

Sebab, Freddy Budiman masih sempat bertaubat kembali berada di jalan Allah SWT sebelum meninggal.

Selain itu, Ustaz Adi Hidayat mengatakan kalau Freddy Budiman sangat beruntung lantaran ia dapat mengkhatamkan Al Quran sebanyak 7 kali sebelum dieksekusi mati.

"Orang menyebutnya sebagai gembong narkoba, tapi kepulangannya indah, masih bisa mengkhatamkan Al Quran sebanyak 7 kali, bertaubat," kata Ustaz Adi Hidayat dalam video pada kanal YouTube Adi Hidayat Official.

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan rasa 'Iri' ketika melihat kematian Freddy Budiman. (Kolase tvOnenews)

Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan kalau Freddy Budiman juga meminta kepada regu penembak selaku eksekutor untuk memberikannya kesempatan membacakan kalimat tauhid.

"Dia minta kesempatan kepada regu eksekutor sebelum meninggal diberi kesempatan untuk membaca kalimat tauhid 'Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah'," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Freddy Budiman juga sempat meminta agar matanya untuk tetap dibuka supaya Allah SWT menampakkan dosa-dosanya yang pernah ia sesali sebelum wafat.

Dan menurut Ustaz Adi Hidayat ketika sesorang, Allah SWT perlihatkan dosa-dosanya sebelum wafat dan menyesali segala perbuatannya itu maka itu merupakan sebuah kematian yang indah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT