News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejanggalan Raut Wajah Jessica Wongso Eks Terpidana Kasus Kopi Sianida Mirna Dikomentari Pakar Ekspresi: Ada Sesuatu yang...

Jessica Wongso ditetapkan jadi tersangka kasus kopi sianida Mirna Salihin. Selama menjalani masa persidangan, kejanggalan raut wajah Jessica pun jadi sorotan.
Jumat, 30 Agustus 2024 - 18:10 WIB
Sidang vonis kasus kopi sianida, Jessica Wongso.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Jessica Kumala Wongso atau Jessica Wongso ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin pada 2016 lalu.

Jessica kala itu sedang bertemu dengan Mirna dan seorang teman lainnya, Hani, di Kafe Olivier, Jakarta. Namun, pertemuan itu jadi petaka tatkala Mirna meninggal dunia usai meminum es kopi vietnam yang dipesan di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jessica kemudian dituduh sebagai biang kerok dalam kasus tersebut. Kasus itu pun seketikan langsung menarik perhatian publik pada masanya. Apalagi, persidangan yang digelar untuk perkara kasus tersebut juga cukup panjang dan alot.

 

Selama persidangan berlangsung, Jessica tentu menjadi 'bintang utamanya'. Namun, ada hal lain yang tak kalah menarik perhatian publik, yakni raut wajah wanita itu yang dinilai janggal oleh sebagian orang.

Bagaimana tidak, meski saat itu dirinya sudah sangat berpotensi untuk jadi tersangkan, tapi raut wajah Jessica tampak tenang selama persidangan berlangsung. Apalagi saat vonis dibacakan pada 27 Oktober 2016, raut wajahnya pun menarik untuk dicermati.

 

Jika dilihat dengan kasat mata, kala itu Jessica memang cenderung lebih banyak diam dan sangat minim eskpresi. Meski ia terlihat seperti tenang-tenang saja.

Namun, ada catatan berbeda yang dilihat pakar ekspresi terkait raut wajah Jessica Wongso yang ditunjukkannya selama persidangan berlangsung.

Hal yang menjadi fokus pakar tersebut adalah kompresi bibir yang membuat Jessica dinilai sedang menyimpan rahasia.

"Setiap kali Jessica berbicara mengenai kasus ini, ada respon yang disebut dengan kompresi bibir atau lip compression. Bibirnya itu dikulum masuk ya, atau ditarik sehingga membentuk segi lurus," ujar pakar ekspresi Nunki Suwardi, dilasir tayangan YouTube Fokus Selebriti yang diunggah pada 28 Januari 2016 silam.

"Seseorang yang menunjukkan lip compression itu berarti ada sesuatu yang dia tidak ingin cerita kepada publik. Ada sesuatu yang tidak ingin di-share tentunya, nah apa ini? Apa yang dirahasiakan oleh Jessi? Apa yang diketahui oleh Jessi, sehingga Jessica tidak nyaman untuk bercerita kepada publik?" papar Nunki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Lip compression itu diamati oleh Nunki kerap dipasang oleh Jessica sebagai ekspresinya saat persidangan atas kasus yang menjeratnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT