News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Review Film Korea Revolver (2024, Sajikan Kisah Klasik tentang Balas Dendam, tapi...

Berikut review film Revolver. Menonton film Revolver (mungkin) akan membuatmu merasa bosan dengan kisah balas dendam klasik yang jadi alur utama di film ini.
Jumat, 30 Agustus 2024 - 16:52 WIB
Cuplikan adegan film Korea Revolver (2024)
Sumber :
  • Dok. Sanai Pictures

tvOnenews.com Revolver merupakan salah satu film Korea Selatan yang tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 28 Agustus 2024. Film yang ditulis dan diarahkan oleh sutradara Oh Seung Uk ini menggaet sejumlah artis ternama Korea Selatan, seperti Jeon Do Yeon, Ji Chang Wook, Jeong Jae Yeong, dan Lim Ji Yeon.

Revolver sendiri bercerita tentang seorang mantan polisi wanita (polwan) bernama Ha So Yeong. Ia mengajukan diri untuk ditumbalkan mendekam di dalam penjara, agar dapat menyembunyikan pelaku dan perbuatan kejahatan yang sebenarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum dipenjara, Ha So Yeong sempat menjalin kasih dengan Im Seok Yong (Lee Jung Jae) yang juga bekerja di kepolisian. Mereka bahkan sudah membeli apartemen dan merencanakan untuk tinggal bareng.

 

Namun, tiba-tiba saja kejahatan yang pernah dilakukan Ha So Yeong dan Im Seok Young, saat mereka bekerja sama dengan bandar narkoba bernama Andy (Ji Chang Wook) mencuat ke publik. Alhasil, Ha So Yeong menyerahkan diri untuk dipenjara selama 2 tahun.

Selama 2 tahun itu ternyata ada banyak hal yang berubah dan menjadi janggal bagi Ha So Yeong. Saat dirinya mendekam di penjara, tiba-tiba saja dikabarkan jika Im Seok Young meninggal bunuh diri, karena tak kuat menahan malu akibat sebuah kasus lain yang terbongkar ke publik.

 

Di sisi lain, setelah wanita itu bebas dari rutan, ia mengetahui jika apartemen yang dulu sempat dibeli atas namanya sudah berpindah tangan. Anehnya, apartemen itu tidak dijual, tapi dipindah tangankan dari Im Seok Young ke orang lain.

Kejanggalan demi kejanggalan pun terus ditemui Ha So Yeong dan membuatnya ingin membalaskan dendamnya, demi bisa mendapatkan miliknya kembali, salah satunya apartemen.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menonton film Revolver (mungkin) akan membuatmu merasa bosan dengan kisah balas dendam klasik yang jadi alur utama di film ini. Sebab, secara keseluruhan, tidak ada hal yang benar-benar baru yang ditawarkan film ini.

Kamu bahkan bisa menebak akhir ceritanya akan seperti apa dari awal hingga akhir. Dimulai dari Ha So Yeong yang tiba-tiba bertemu 'selingkuhan' Im Seok Yong, yakni Jung Yun Seon (Lim Ji Yeon).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT