GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Imlek, Produsen Kue Keranjang di Purwokerto Sudah "Close Order"

Meski imlek masih 10 hari lagi, produsen kue keranjang di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sudah tidak menerima pesanan lagi alias close-order.
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:34 WIB
Proses membuat kue keranjang, setelahnya dikukus hingga delapan jam
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Meski imlek masih 10 hari lagi, produsen kue keranjang di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sudah tidak menerima pesanan lagi alias close-order. Pesanan untuk imlek tahun ini meningkat, sehingga jika masih menerima pesanan, waktu untuk memproduksi hingga hari H imlek tak terkejar. 

"Tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Mungkin karena ekonomi membaik ya, jadi pasar normal kembali," ujar Rita Handayani (60) pemilik usaha kue keranjang Ny Souw di Karangklesem Purwokerto, Banyumas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imlek tahun lalu, ujar Rita, pesanan kue keranjang produksinya sekitar 300 kg. Sedangkan tahun ini sudah masuk pesanan 400 kg. Meski naik turunnya tidak terlalu berpengaruh, karena ini adalah kue yang dipesan musiman setahun sekali. 

Produksi kue keranjang diperlukan waktu hingga sepekan. Dari sini, kue dijual ke reseller, baru sampai ke pelanggan. Wilayah penjualan kue keranjang milik Rita di sekitar Purwokerto hingga ke Tegal.

"Awalnya dulu saya reseller selama 15 tahun, lalu pada 2019 mencoba bikin sendiri karena sudah memiliki pelanggan, ternyata bisa diterima," ujar Rita, satu-satunya produsen kue keranjang di Purwokerto. 

Kue keranjang produksi Rita ada yang beda. Lazimnya kue keranjang ada empat rasa, original, frambors, pandan, dan coklat. Rita membuat kue keranjang rasa durian. 

"Rasa durian juga ada dua, yang original bahan durian asli, harganya lebih mahal dibandingkan yang menggunakan perasa," ujarnya. 

Kue keranjang produksinya dijual Rp34 ribu per kg. Ada dua kemasan, isi empat ukuran 250 gram dan isi delapan 125 gram. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pembuatan kue berbahan dasar tepung ketan ini, membutuhkan waktu lama dan ketelatenan. Proses pengukusan memakan waktu hingga delapan jam. Proses pengolahan ini yang membuat kue keranjang awet hingga berhari-hari. 

Kue memang harus awet, karena dalam tradisi imlek, kue keranjang akan dibagikan ke kerabat. Kue bernama asli Nien Kao atau Nian Gao atau Ni-Kwee ini disebut sebagai kue keberuntungan terutama berhubungan dengan pekerjaan. Sebelum menyantap hidangan pada perayaan imlek, diawali dengan menyantap kue keranjang bersama kerabat.(Sonik Jatmiko/Buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT