News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Jujur Sarwendah tentang Perubahan Wajahnya yang Dianggap Mirip Inul Daratista: Ini Masih Proses!

Sarwendah jujur soal operasi wajah yang membuatnya sering dibilang mirip Inul Daratista. Berikut alasan dari perubahan wajah barunya yang tak banyak diubah.
Minggu, 18 Agustus 2024 - 16:48 WIB
Pengakuan Jujur Sarwendah tentang Perubahan Wajahnya yang Dianggap Mirip Inul Daratista: Ini Masih Proses!
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @sarwendah29 @inul.d

"Aku cuma ngisi sebenarnya, dari struktur apapun nggak berubah," tegasnya. 

Wajah Sarwwendah sebelum dan sesudah menjalani operasi plastik
Wajah Sarwwendah sebelum dan sesudah menjalani operasi plastik. Sumber: Tangkapan Layar YouTube: Denny Darko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menambahkan bahwa tujuan utamanya adalah untuk merasa lebih baik tentang dirinya sendiri, terutama di industri hiburan yang menuntut penampilan prima.

Sarwendah juga membahas bagaimana ia memilih rumah sakit dan dokter untuk prosedur ini. 

Berbeda dengan kebanyakan selebriti yang memilih menjalani prosedur di dalam negeri, Sarwendah memilih melakukan operasinya di Korea Selatan. 

"Aku untungnya ee karena tindakannya di Korea dan untungnya aku dulu pas kuliah kan aku kuliah di Beijing kebetulan banyak teman-teman aku juga ee orang-orang Korea asli gitu," jelasnya. 

Dengan bantuan dari teman-temannya, Sarwendah berhasil menemukan dokter dan rumah sakit yang terbaik di Korea untuk melakukan prosedur tersebut.

Satu hal yang menarik dari cerita Sarwendah adalah keterlibatan anak-anaknya dalam proses ini. 

Ia memastikan bahwa anak-anaknya tahu tentang rencana operasinya dan bahkan membawa mereka ke Korea saat liburan. 

"Aku seopen itu sama anak-anak aku, jadi ya aku bilang gini, ‘Bunda mau operasi ke Korea, mau apa nih, bikin mata pandanya hilang,’" kata Sarwendah. 

Meski pada awalnya anak-anaknya kaget melihat wajah ibunya yang bengkak pasca operasi, mereka akhirnya bisa menerima perubahan tersebut dan mendukung ibunya.

Setelah menjalani operasi, Sarwendah merasa puas dengan hasil yang diperolehnya, meskipun ia masih harus menunggu beberapa bulan lagi sebelum wajahnya benar-benar pulih sepenuhnya. 

"Ini baru hari ke-54 ya, kayaknya jadi masih bengkak. Prosesnya terlihat akan maksimal itu di 6 sampai 12 bulan," ujarnya. 

Ia sadar bahwa transformasi ini adalah proses yang memerlukan waktu dan kesabaran, tetapi ia tetap optimis dengan hasil akhirnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi komentar-komentar yang membandingkan dirinya dengan Inul Daratista, Sarwendah memilih untuk tidak terlalu memikirkannya. 

Baginya, yang terpenting adalah merasa nyaman dengan diri sendiri dan terus berusaha untuk tampil sebaik mungkin di hadapan publik. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT