News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Praktisi Hukum ini Tantang Iptu Rudiana yang Siap Sumpah Pocong: Lakukan! Biar Masyarakat Melihat…

Praktisi hukum Ramdan Alamsyah menanggapi soal Iptu Rudiana sesumbar berani sumpah pocong kalau anaknya, Eky meninggal dunia. Seperti apa? Simak artikelnya
Minggu, 4 Agustus 2024 - 15:12 WIB
Iptu Rudiana, Ayah Eky
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Praktisi hukum Ramdan Alamsyah ikut menanggapi soal Iptu Rudiana yang  sesumbar berani sumpah pocong kalau anaknya, Muhammad Rizky Rudiana alias Eky meninggal dunia.

Beberapa waktu lalu, Iptu Rudiana mengucapkan sejumlah sumpah untuk menepis kabar dan tuduhan bahwa anaknya masih hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut disampaikan Iptu Rudiana dalam konferensi pers bersama Hotman Paris selaku kuasa hukum Vina Cirebon.

Lantas seperti apa tanggapan dari praktisi hukum Ramdan Alamsyah soal Iptu Rudiana berani sumpah pocong? Simak artikel selengkapnya berikut ini.


Iptu Rudiana. Sumber: Istimewa

Kasus kematian Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky yang terjadi pada 2016 silam masih belum menemui titik terang.

Vina dan Eky menjadi korban pembunuhan oleh komplotan geng motor Cirebon.

Sudah delapan tahun berlalu, muncul isu di tengah masyarakat yang menyebut Eky masih hidup.

Menanggapi rumor ini, Iptu Rudiana menyatakan kesiapannya menjalani sumpah pocong untuk membuktikan bahwa anaknya benar-benar menjadi korban dalam peristiwa tragis tersebut.

“Saya sumpah pocong, mau sumpah apapun mau,” kata Iptu Rudiana pada Selasa (30/7/2024) saat menggelar konferensi pers bersama Hotman Paris dan keluarga Vina Cirebon.

“Yang meninggal adalah anak saya yang saya didik dan saya rawat dari kecil. Demi Allah 7 turunan saya mati semua kalau saya bohong,” sambungnya.

Dalam kesempatan terbaru, Ramdan Alamsyah selaku praktisi hukum memberikan pandanganya perihal Iptu Rudiana yang berani sumpah pocong.


Praktisi hukum Ramdan Alamsyah tantang Iptu Rudiana. Sumber: kolase tvOnenews.com

Ramdan Alamsyah pun menantang Iptu Rudiana apabila benar-benar ingin melakukan sumpah pocong di hadapan masyarakat.

“Biarin aja kalau mau sumpah pocong, lakukan, kalau memang mau dilakukan biar masyarakat melihat,” ungkap Ramdan Alamsyah dilansir tvOnenews.com dari kanal Youtube Cumicumi.

Menurutnya, sebaiknya Iptu Rudiana tak perlu melakukan sumpah apa pun itu agar masalahnya tidak menyimpang kemana-mana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Buat saya pribadi ya yang sesuai jalur dan kaidahnya lah, tidak bias kemana-mana,” kata Ramdan Alamsyah.

Kendati demikian, Ramdan Alamsyah menghormati keputusan Iptu Rudiana.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT