News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Niat Mulia Jens Raven yang Pilih Tak Bikin Hattrick Demi Lihat Rekan Setimnya di Timnas Indonesia U19 Cetak Gol Dipuji Indra Sjafri, Katanya...

Pelatih Indra Sjafri mengapresiasi setinggi-tingginya sikap mulia Jens Raven yang pilih tak bikin hattrick demi rekan setimnya di Timnas Indonesia mencetak gol.
Minggu, 4 Agustus 2024 - 13:18 WIB
Indra Sjafri puji sikap mulia Jens Raven
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Striker Belanda keturunan Yogyakarta Jens Raven memilih untuk tidak mencetak hattrick demi lihat rekan setimnya di Timnas Indonesia U19 menyumbangkan gol.

Sikap terpuji Jens Raven itu kemudian mendapat pujian dari pelatih Indra Sjafri yang baru saja membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia belum lama ini merengkuh gelar Piala AFF U19 keduanya usai menumbangkan Thailand di babak final.

Di partai puncak, pasukan Indra Sjafri itu menang tipis 1-0 atas Thailand melalui gol tunggal dari striker Belanda keturunan Yogyakarta, Jens Raven.

Namun sebelum mencapai final Piala AFF U19, kiprah Timnas Indonesia memang layak mendapat pujian lantaran bermain apik di sepanjang turnamen.

Sebelum mengandaskan Thailand, Timnas Indonesia terlebih dahulu menang atas Malaysia pada babak semifinal yang berstatus juara bertahan.

Garuda Muda lolos ke semifinal Piala AFF U19 usai mengunci posisi pemuncak klasemen grup A setelah menyapu bersih kemenangan melawan Filipina, Kamboja, dan Timor Leste.

tvonenews

Laga penutup grup A menghadang Timor Leste bisa dibilang menjadi pertandingan yang cukup berkesan bagi sebagian pemain Timnas Indonesia.

Bagaimana tidak, mereka sukses berpesta gol ke gawang Timor Leste dengan skor 6-2 sekaligus memastikan satu tempat di babak semifinal Piala AFF U19.

Salah satu pemain yang mencuri perhatian di laga itu ialah Jens Raven. Striker berdarah Belanda tersebut mencetak dua gol pada menit 18 dan 27 serta menyumbang dua assist.

Jens Raven sebetulnya bisa saja mencetak hattrick saat melawan Timor Leste, namun ia justru memilih memberikan assist kepada pemain Timnas Indonesia lainnya, Arkhan Kaka.

Niat mulia Jens Raven memberikan assist kepada Arkhan Kaka ternyata karena dia ingin rekannya itu kembali mendapatkan kepercayaan dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya seorang striker dan saya punya kesempatan mencetak hattrick. Namun saya melihat Arkhan Kaka dan (memberinya umpan) untuk menambah kepercayaan diri,” jelas Jens Raven.

Meski tak mencetak hattrick saat Timnas Indonesia menang besar atas Timor Leste, namun Jens Raven mengaku senang melihat Arkhan Kaka menyumbangkan satu gol.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT