News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantapnya Pecel Sate Keong Yu Sri, Kuliner Legendaris Simpang Lima Semarang

Kota Semarang, Jawa Tengah, populer dengan wisata kulinernya. Apalagi kuliner malamnya. Banyak sekali kedai makanan khas kawasan Simpang Lima menjadi pusatnya.
Selasa, 18 Januari 2022 - 10:13 WIB
Pecel Yu Sri Semarang dengan sate keongnya.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Kota Semarang populer dengan wisata kulinernya. Apalagi kuliner malamnya. Kawasan Simpang Lima menjadi pusatnya. Banyak sekali kedai makanan khas yang tertata berderet memenuhi setengah lingkaran bundaran Simpang Lima.

Kalau ingin menyantap salah satu kuliner legendarisnya, jalan saja ke sisi timur paling pojok kanan. Di situ ada kedai Pecel Yu Sri yang terkenal dengan menu khas pecel sate keong. Setiap malam terutama hari libur, kedai ini nyaris selalu penuh. Tapi di masa pandemi ini, penjual membatasi jumlah pengunjung maksimal 75 persen dari kapasitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pecel Yu Sri sudah buka sejak puluhan tahun yang lalu. Awalnya hanya warung tenda sederhana. Kini setelah kawasan kuliner Simpang Lima Semarang, Pecel Yu Sri tetap menempati posisi pojok yang sama. Saat ini sudah dikelola generasi penerus.

"Sudah lama, dan termasuk yang pertama kali buka warung di Simpang Lima bersama warung makanan yang lain. Bumbu kacangnya tetap dengan resep pertama dulu sehingga rasanya khasnya tidak berubah," kata salah satu peracik pecel Yu Sri.

 

 

Pecel Yu Sri di kalangan penggemar kuliner punya nilai lebih karena variasi lauknya yang bejibun. Selain tentu saja bumbu kacangnya yang memang  punya citarasa khas.

Untuk lauk ada sate udang, sate ampela, sate telur puyuh, sate paru, dan yang banyak dicari adalah sate keong.

Beda dengan kuliner keong yang biasanya memakai keong mas, maka di kedai pecel ini memakai keong sawah lain yang lebih kecil dan lebih empuk. Daging keongnya direbus, diberi bumbu, digoreng oseng, lalu dibuat sate dengan bambu.

Bumbu sate keong terasa meresap sampainke dalam. Berasa gurih dan agak asam manis. Teksturnya kenyal tapi empuk dan mudah dikunyah.

Seporsi pecel sate keong berisi sayuran bebepa macam, guyuran sambal kacang, mi goreng, kerupuk karak, bumbu kelapa, daun kemangi, dan dua sate keong.

Pembeli bisa pula memilih sate lainnya atau tambahan lauk seperti bakwan, telur pindang, telur ceplok, tahu bacem, martabak, atau rempeyek teri.

"Lauknya banyak pilihan. Dan boleh minta tambahan sambal kacang untuk mengguyur lauk. Dan yang saya suka itu sate keongnya, empuk dan tidak amis. Seporsi dapat dua, tapi saya suka nambah sih," kata Firman, karyawan swasta yang suka mampir makan malam sepulang kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pembeli selain warga kota, juga para pendatang terutama wisatawan dari berbagai daerah. Mereka mampir setelah keliling piknik di Kota Lama, Lawang Sewu, Sam Poo Kong, maupun tempat menarik lainnya.

Soal harga jangan khawatir kena "kepruk" seperti yang terjadi di daerah lain. Karena semua harga tertera di menu dengan angka yang sangat terjangkau. (Teguh Joko Sutrisno/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT