GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Sudi Minta Maaf ke Iptu Rudiana, Ini Jawaban Tak Biasa Dede Riswanto dan Dedi Mulyadi saat Disomasi Terbuka

Kubu Iptu Rudiana langsung menyerang dengan melayangkan somasi terbuka ke Dedi Mulyadi dan Dede Riswanto, usai dianggap menyebarkan fitnah terkait BAP palsu.
Kamis, 25 Juli 2024 - 07:52 WIB
Ogah Sudi Minta Maaf ke Iptu Rudiana, Ini Jawaban Tak Biasa Dede Riswanto dan Dedi Mulyadi saat Disomasi Terbuka
Sumber :
  • Kolase tvOnenes.com

tvOnenews.com - Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi dan Dede Riswanto mendapat somasi terbuka dari kubu kuasa hukum Iptu Rudiana, mereka didesak meminta maaf karena menyebarkan fitnah.

Kubu Iptu Rudiana menyerang balik pihak-pihak yang selama ini menyudutkannya dalam kasus terbunuhnya Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kuasa hukumnya, pihak Iptu Rudiana langsung melayangkan somasi terbuka. 
Kubu Iptu Rudiana

Babak baru kasus pembunuhan Eky dan Vina di Cirebon terjadi setelah munculnya Dede Riswanto (30) memberi pengakuan mengejutkan soal kesaksian palsu yang diberikan kepada polisi pada delapan tahun silam.

Dede Riswanto yang dibantu oleh Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya disuruh oleh Iptu Rudiana dan Aep untuk memberi kesaksian atau keterangan palsu dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina.

Berkat kesaksian tersebut, polisi menjerat delapan orang yang kini menjadi terpidana.

Di mana tujuh orang terpidana itu divonis hukuman penjara seumur hidup dan satunya sudah bebas yakni Saka Tatal.

Tujuh terpidana itu adalah Supriyanto, Jaya, Eka Sandi, Rivaldi Aditya Wardana, Sudirman, Hadi Saputra, dan Eko Ramadhani.

Tak lama berselang soal pernyataan mengejutkan dari Dede, kini kubu Iptu Rudiana langsung melayangkan somasi kepada Dedi Mulyadi, Dede dan Liga Akbar.

Mendesak mereka untuk meminta maaf, hal ini karena kesaksian palsu yang diakui oleh Dede atas perintah Iptu Rudiana pada tahun 2016 silam.

Pitra Romadoni Nasution menanggapi soal pernyataan mengejutkan dari Dede Riswanto terhadap kliennya, Iptu Rudiana.

Menurutnya, pernyataan dari Dede kepada Iptu Rudiana itu merupakan fitnah.

"Saya ingin menyampaikan bahwasanya keterangan Dede tadi yang menyebutkan bahwasanya ia disuruh oleh Iptu Rudiana untuk menerangkan sesuatu hal yang tidak sesuai pada peristiwanya," tuturnya saat berbicara di Kabar Petang tvOne.

"Dia menuding bahwasanya Iptu Rudiana merekayasa adalah perbuatan fitnah, dan itu tidak benar," terangnya.

Iptu Rudiana
Pitra Romadoni dan Iptu Rudiana.

Hal ini karena Pitra Romadoni mengaku bersama tim kuasa hukum telah memeriksa saksi-saksi yang mereka miliki dan juga bukti yang diperoleh.

"Sehingga kami melihat ini sudah keterlaluan, fitnahnya terhadap Iptu Rudiana, jangan juga karena beliau ini karena anggota polisi, ini diserang habis-habisan beliau itu," bebernya.

Pitru mengimbau, sebagai masyarakat apabila menemukan bukti atau pun hal lainnya yang merujuk ke kasus pembunuhan Vina,"Silakan serahkan ke penyidik," ucapnya.

"Gak mesti harus diumbar-umbar kepada publik sehingga menimbulkan peradilan media sosial, itu gak bagus. Karena itu merusak harkat dan nama baik seseorang, karena kebenarannya juga belum pasti," terang Pitra.

Karena pernyataan dari Dede, pihak kuasa hukum Iptu Rudiana telah melayangkan somasi terbuka.

"Karena yang bersangkutan telah membuat fitnah, dan mencemarkan nama baik, kami per hari ini telah melayangkan somasi terbuka kepada saudara Dede, Dedi Mulyadi dan Liga Akbar," bebernya.

"Tentu ini akan kita proses hukum, apabila yang bersangkutan ini tidak meminta maaf kepada Bapak Iptu Rudiana beserta keluarga," paparnya.

Pitra menegaskan telah mengantongi saksi, keterangan ahli dan juga surat.

"Jadi sudah ada bukti permulaan yang cukup kita pegang, sehingga kita melayangkan somasi hari ini," jelas Pitra Romadoni

Ia juga mengatakan sudah memberi waktu kepada pihak yang disebutkan dalam somasi, jika tidak meminta maaf.

"Pihak kuasa hukum akan tegas mengambil tindakan hukum dengan mempidanakan mereka semua, tidak ada kasih ampun," ucapnya.

"Karena ini telah melukai harkat, martabat, perasaan dan harga diri Iptu Rudiana beserta keluarganya," imbuhnya.

Jawaban Dedi Mulyadi dan Dedi soal didesak minta maaf

Di kesempatan yang berbeda, Dedi Mulyadi tengah melakukan konferensi pers bersama Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), sebagai pembela terpidana kasua Vina Cirebon.

Dalam hal ini, Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan berbicara dalam konferensi pers tersebut bersama Dedi Mulyadi, Dede, dan Titin Prilianti sebagai kuasa hukum Saka Tatal.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dalam tayangan youtube menampikan Dede itu tidak ada rekayasa, dan semuanya lahir secara alamiah.

"Tidak ada satu detik pun yang dipotong, dan tidak ada kalimat tambahan yang dibuat," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi bertanya langsung kepada Dede jika ingin meminta maaf berdasarkan desakan dari kubu Iptu Rudiana.

"Dede mau minta maaf gak?" tanya Dedi Mulyadi.

"Minta maaf untuk apa Pak?" jawab Dede.

Dede tidak mau minta maaf.

Adapun jika didesak untuk meminta maaf, Dedi Mulyadi mengatakan kalau dirinya hanya menayangkan dan merekam pengakuan dari saksi Dede.

Di mana hal itu menjadi bukti soal BAP palsu untuk menjerat para tersangka pada 8 tahun silam.

"Kalau saya tetap meminta maaf, maafin aku deh kalau ada ucapan tidak berkenan. Kan takut ada ucapan saya yang dianggap kasar, ucapan yang dianggap tidak berkenan," ungkap Dedi Mulyadi.

"Tetapi kalau minta maaf karena menayangkan ini, saya kan hanya merekam karena Dede," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyambung pernyataan Dedi Mulyadi, Dede langsung ikut buka suara kembali soal desakan minta maaf kepada Iptu Rudiana setelah disomasi.

"Lebih baik saya minta maaf kepada narapidana dan keluarganya," ungkap Dede Riswanto. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT