News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Kejanggalan dan Nasib Pegi Setiawan Ketua Moonraker Cianjur Besok! Terawangan Jeng Nimas: Waspadai Jangan Sampai...

Ahli tarot Jeng Nimas terawang nasib Pegi Setiawan ketua Moonraker Cianjur. Ternyata terdapat kejanggalan-kejanggalan yang patut dicurigai dan diwaspadai!
Kamis, 25 Juli 2024 - 06:31 WIB
5 Kejanggalan dan Nasib Pegi Setiawan Ketua Moonraker Cianjur Besok! Terawangan Jeng Nimas: Waspadai Jangan Sampai...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pegi Setiawan, seorang tokoh kontroversial yang dikenal sebagai ketua geng motor Moonraker di Cianjur, kembali menjadi sorotan. 

Beberapa kejanggalan dan prediksi mengenai nasibnya telah diungkapkan oleh Jeng Nimas, seorang peramal terkenal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi menarik karena melibatkan dua individu dengan nama yang sama, yaitu Pegi Setiawan

Pegi Setiawan
Pegi Setiawan Cirebon dan Pegi Setiawan Cianjur.

Pegi yang pertama adalah seorang kuli bangunan yang pernah ditahan selama 49 hari dan kini telah dibebaskan. 

Sementara itu, Pegi yang kedua adalah Pegi Setiawan yang dikenal sebagai ketua geng motor Moonraker di Cianjur. Lantas, bagaimana nasib Pegi Setiawan yang kedua ini?

Dalam pembahasan ini, kita akan melihat lima kejanggalan yang diungkapkan Jeng Nimas serta nasib Pegi Setiawan menurut terawangannya. 

Pegi, yang dikenal dengan berbagai kontroversinya, menjadi tokoh utama dalam kasus ini. 

Menurut Jeng Nimas, Pegi Setiawan terlibat dalam berbagai masalah yang masih menjadi tanda tanya besar. 

Salah satunya adalah kejanggalan terkait ijazah palsu yang dimilikinya.

Kejanggalan pertama dan utama yang diungkapkan Jeng Nimas adalah mengenai ijazah Pegi Setiawan. 

Dalam ramalannya, Jeng Nimas menyebutkan bahwa ada kecurigaan terkait keaslian ijazah yang dimiliki Pegi. 

Ijazah palsu ini dianggap sebagai petunjuk bahwa ada hal-hal tersembunyi dalam silsilah keluarga Pegi yang perlu diselidiki lebih lanjut. 

"Ijazah ini bisa menjadi kunci untuk membuka rahasia tentang latar belakang Pegi Setiawan yang sebenarnya," ungkap Jeng Nimas.

Kedua, Jeng Nimas juga menyoroti kejanggalan mengapa Pegi Setiawan pergi ke luar kota bersama Pak Cecep. 

Pegi Setiawan
Dedi Mulyadi saat mewawancarai Pegi Setiawan Cianjur.

Menurutnya, ada kekhawatiran bahwa masalah yang melibatkan Pegi telah melebar ke berbagai pihak.

Hal ini menunjukkan adanya ancaman atau ketidaknyamanan yang dirasakan Pegi, yang mungkin mencoba melarikan diri dari situasi yang semakin memanas.

Kejanggalan ketiga adalah ketidakpuasan masyarakat terhadap penanganan kasus ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang merasa bahwa Pegi Setiawan, khususnya yang terlibat dalam kasus Moonraker, tidak diperiksa secara mendalam oleh pihak berwenang. 

Jeng Nimas menegaskan, "Ada ketidakpuasan yang besar dari masyarakat karena pihak kepolisian tampak enggan untuk memeriksa Pegi lebih jauh, padahal banyak kejanggalan yang mencurigakan."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT