News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Kejanggalan dan Nasib Pegi Setiawan Ketua Moonraker Cianjur Besok! Terawangan Jeng Nimas: Waspadai Jangan Sampai...

Ahli tarot Jeng Nimas terawang nasib Pegi Setiawan ketua Moonraker Cianjur. Ternyata terdapat kejanggalan-kejanggalan yang patut dicurigai dan diwaspadai!
Kamis, 25 Juli 2024 - 06:31 WIB
5 Kejanggalan dan Nasib Pegi Setiawan Ketua Moonraker Cianjur Besok! Terawangan Jeng Nimas: Waspadai Jangan Sampai...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Keempat, Jeng Nimas juga menyinggung tentang sifat arogansi yang ditunjukkan oleh Pegi Setiawan. 

Menurutnya, Pegi merasa bahwa dirinya terlindungi oleh sosok-sosok berpengaruh, sehingga dia merasa aman dari penyelidikan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada kesombongan dan kearoganan dalam sikapnya, yang mungkin membuatnya berpikir bahwa dia kebal terhadap hukum," kata Jeng Nimas.

Kejanggalan terakhir yang diungkapkan Jeng Nimas adalah potensi Pegi Setiawan untuk melarikan diri dari kasus ini. 

Dengan adanya tekanan dan ketidakpuasan dari masyarakat, serta potensi ancaman hukum, ada kemungkinan Pegi mencoba untuk melarikan diri. 

Jeng Nimas memperingatkan, "Pihak berwenang harus waspada, jangan sampai Pegi Setiawan berhasil kabur dari kota dan menghindari konsekuensi hukum."

Pegi Setiawan
Ramalan Jeng Nimas.

Menurut Jeng Nimas, nasib Pegi Setiawan masih penuh dengan tanda tanya. 

Meskipun ada upaya untuk mempertahankan posisinya, Jeng Nimas meramalkan bahwa ada kemungkinan Pegi akan menghadapi kesulitan besar. 

Walaupun dia berusaha sekuat tenaga untuk tidak terlibat dalam kasus ini, ada tanda-tanda bahwa dia akan mengalami kesedihan atau duka cita," ujar Jeng Nimas.

Selain itu, Jeng Nimas juga menambahkan bahwa ada perubahan yang lebih baik dalam penanganan kasus ini ke depan. 

Masyarakat dan pihak-pihak terkait diharapkan dapat melihat keadilan ditegakkan, dan penyidikan yang lebih mendalam akan dilakukan untuk mengungkap kebenaran. 

Nasib Pegi Setiawan masih sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk keputusan pihak berwenang dan tekanan dari masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan segala kejanggalan yang ada, Jeng Nimas menyarankan agar semua pihak tetap waspada dan mengikuti perkembangan kasus ini dengan seksama. 

"Kita harus tetap waspada dan memastikan bahwa kebenaran terungkap," kata Jeng Nimas, menutup ramalannya.  (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT