News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jusuf Kalla Membeberkan Warisan dari Almarhum Hamzah Haz untuk Para Politisi Indonesia: Beliau Memberikan...

Jusuf Kalla membeberkan warisan dari almarhum Hamzah Haz untuk para politisi Indonesia. Apa kira-kira warisannya itu? Cari tahu lebih lanjut di artikel ini.
Rabu, 24 Juli 2024 - 16:21 WIB
Jusuf Kalla Membeberkan Warisan dari Almarhum Hamzah Haz untuk Para Politisi Indonesia: Beliau Memberikan...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Antara

tvOnenews.com - Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia, meninggal dunia pada usia 84 tahun.

Kabar duka ini mengingatkan kita akan sosok Hamzah Haz yang lahir di Ketapang pada 15 Februari 1940 dan wafat di Jakarta pada 24 Juli 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian beliau meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla, yang pernah berkolaborasi dalam pemerintahan. 

Almarhum Hamzah Haz
Almarhum Hamzah Haz. Sumber: Tim tvOnenews.com/ Antara.

Hamzah Haz dikenal sebagai tokoh Islam yang memiliki prinsip dan dedikasi yang tinggi dalam pengabdian terhadap bangsa dan negara.

Presiden Jokowi menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian Hamzah Haz. 

Dalam pernyataannya, Jokowi menyebutkan, "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah tadi pagi almarhum Bapak Dr. Haji Hamzah Haz dalam usia beliau yang ke-84 tahun. Atas nama pemerintah, atas nama bangsa dan rakyat, kami ikut berduka cita yang mendalam. Beliau adalah seorang negarawan yang telah mengabdi untuk bangsa dan negara baik sebagai Wakil Presiden tahun 2001-2004 maupun pengabdian-pengabdian yang lain yang saya kira kita tahu sangat-sangat banyak."

Hamzah Haz bukan hanya dikenal sebagai Wakil Presiden, tetapi juga sebagai seorang pemimpin partai politik yang lama memegang teguh etika berpolitik. 

Jusuf Kalla, yang pernah bekerja sama dengan Hamzah Haz, mengungkapkan nilai-nilai kehidupan yang dapat diteladani dari sosok almarhum. 

Menurut Jusuf Kalla, Hamzah Haz adalah seorang yang rajin dan mencintai masjid, sebuah nilai yang jarang ditemui dalam kehidupan publik saat ini.

"Beliau ini dikenal sebagai orang yang rajin dan mencintai masjid. Sosoknya itu orang yang berpikir memberikan arah dan juga kepemimpinan yang baik tapi penuh keislaman," ungkap Jusuf Kalla melansir dari Cumicumi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menambahkan bahwa Hamzah Haz memiliki etika politik yang tinggi, selalu berorientasi pada kemajuan bangsa, dan bukan pada kepentingan pribadi. 

"Etika. Yang eh, berpolitik dengan etika dengan tujuannya kemajuan bangsa ini, bukan tujuan apa-apa yang selain itu. Ya, beliau melaksanakan itu sebagai ketua partai yang lama, dia pegang teguh," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT