News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahli Tarot Coba Meramal Nasib Pegi Setiawan Ketua Moonraker Cianjur, Tak Disangka Hasilnya Malah Seperti ini, Katanya Tak Disangka...

Ahli Tarot, Jeng Nimas, memberikan penerawangan tentang nasib dari Pegi Setiawan asal Cianjur yang namanya terseret dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon.
Rabu, 24 Juli 2024 - 07:12 WIB
Kolase Pegi Setiawan dan Pegi Cianjur
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Seorang ahli Tarot yang dikenal dengan nama Jeng Nimas baru-baru ini memberikan penerawangannya tentang nasib dari Pegi Setiawan asal Cianjur yang namanya terseret dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon.

Setelah Pegi Setiawan yang berprofesi sebagai kuli bangunan resmi dibebaskan lewat proses pra peradilan, kini nama Pegi Cianjur pun kini mulai mendapatkan sorotan dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, banyak netizen yang menduga jika Pegi Cianjur merupakan sosok Pegi yang sebenarnya dicari oleh pihak Kepolisian.


Kolase Jeng Nimas dan Pegi Cianjur (sumber: Kolase tvOnenews.com)

Banyaknya dugaan di media sosial akan hal tersebut pun membuat seorang ahli tarot yang dikenal dengan nama Jeng Nimas, mencoba menerawang bagaimana nasib Pegi Cianjur.

Dari terawangannya, Jeng Nimas menilai jika nasibnya berbanding terbalik dengan Pegi Setiawan yang berprofesi sebagai kuli bangunan.

Dimana Pegi Setiawan yang berprofesi sebagai kuli bangunan sudah dibebaskan dari tuduhan sedangkan Pegi Cianjur kehidupannya semakin dihimpit oleh tekanan.

"Jadi teman-teman untuk Pegi Cianjur di sini nya sangat berbalik dengan Pegi Setiawan. Kalau Pegi Setiawan sekarang ini sudah bebas sedangkan pegi Cianjur ini kehidupannya semakin dihimpit oleh pikiran-pikiran yang tertekan," kata Jeng Nimas.

"Stres, depresi, putus asa menghadapi apa yang terjadi di sini dan maunya dia pergi dari lokasi yang ada saat ini," sambungnya.


Kolase Pegi Setiawan dan Pegi Cianjur (sumber: Kolase tvOnenews.com)

"Ada kemungkinan seperti itu makanya disini dari pihak kepolisian ataupun dari pihak manapun harus memantau pergerakan dari Pegi Cianjur ini, jangan sampai pergi jauh dari tempatnya saat ini," lanjutnya.

Sebelumnya, Jeng Nimas sempat menjelaskan jika dari kartu-kartu yang keluar ada banyak pertanyaan untuk Pegi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ada ketidakpuasan dari masyarakat terkait mengapa Pegi Cianjur tidak diperiksa lebih dalam lagi padahal ada banyak kejanggalan.

"Jadi dua kartu ini melambangkan bahwa masyarakat ini protes tidak puas atas kinerja Polda Jabar terkait dari kasusnya Vina ini," kata Jeng Vina.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT