News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pegi Setiawan Bebas, Kasus Vina Harus Dimulai dari Nol? Ini Kata Pengamat Hukum Akhiar Salmi: Kasus Ini Harus...

Pegi Setiawan resmi dibebaskan, kasus Vina Cirebon harus dimulai dari nol? Begini kata Pengamat Hukum, Akhiar Salmi...
Selasa, 9 Juli 2024 - 22:22 WIB
Akhiar Salmi - Pegi Setiawan
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

tvOnenews.com - Usai Pegi Setiawan resmi dibebaskan, kasus Vina Cirebon harus dimulai lagi dari nol? Ini kata Pengamat Hukum, Akhiar Salmi.

Pegi Setiawan resmi bebas dari Polda Jawa Barat usai permohonan praperadilan yang diajukannya dikabulkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (8/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hakim yang memimpin sidang praperadilan Pegi, Eman Sulaeman menyatakan penetapan tersangka yang dilakukan Polda Jabar tidak sah dan batal demi hukum.

tvonenews

Dalam putusan tersebut, Hakim Eman juga memerintahkan Polda Jabar untuk menghentikan seluruh proses penyidikan dan membebaskan Pegi Setiawan.

Atas bebasnya Pegi, maka tiga DPO kasus pembunuhan Vina dan Eky yang sebenarnya masih menjadi buron pihak kepolisian.

Lantas, haruskah kasus pembunuhan Vina Cirebon ini harus dimulai lagi dari nol? 

Seperti diketahui, kasus pembunuhan yang terjadi pada Vina dan Eky tahun 2016 ini menjadi sorotan hangat masyarakat Indonesia.

Kasus ini dikawal oleh masyarakat dari awal hingga kini.

Bebasnya Pegi Setiawan menjadi pertanyaan baru terkait tiga DPO yang hingga kini belum terungkap.


Pegi Setiawan. Sumber: YouTube tvOnenews
 

Dengan dibebaskannya status tersangka Pegi Setiawan, konsekuensi bagi Polda Jabar dalam menyelesaikan kasus ini, juga harus terus menguak siapa yang harus bertanggung jawab terhadap kasus tewasnya Vina dan Eki.

Pengamat Hukum Akhiar Salmi mengatakan, kasus Vina Cirebon harus dimulai dari nol lagi untuk mencari tiga DPO.

"Harus dimulai lagi dari nol kasus ini dan itu kewajiban pihak kepolisian untuk mengungkap yang tiga orang ini," ujar Akhiar Salmi, dikutip dari YouTube tvOnenews, Selasa (9/7/2024).

"Terutama ada DPO, artinya semuanya balik dari kembali menjadi nol untuk mencari tiga DPO," lanjutnya.

Menurut Akhiar Salmi, peristiwa meninggalnya Vina dan Eky ini tidak wajar, maka tentu ada pembunuh yang melakukannya.

"Paling tidak kan, ada peristiwa tindak pidana ini tentang pembunuhan yang diduga juga ada pemerkosaannya," kata Akhiar Salmi.


Akhiar Salmi - Pegi Setiawan. Sumber: YouTube tvOnenews
 

"Ini matinya Vina dengan pacarnya itu kan tidak wajar, tentu ada penyebabnya, ada yang membunuh tentunya," 

"Kecelakaan bukan, tentu ada yang membunuh. Yang membunuh itu tentu manusia, enggak mungkin yang bukan manusia yang membunuh ataukah binatang yang makan," 

"Tentu manusia, inilah yang dicari, harus dicari siapanya," 

Akhiar Salmi juga mengatakan bahwa kasus ini dapat menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk pihak kepolisian dalam mengungkap sebuah kasus.

"Nah ini menurut saya pelajaran yang sangat berharga yang harus dipetik oleh pihak kepolisian," ujar Akhiar Salmi.

Selain mencari pelaku yang sebenarnya, Akhiar Salmi juga mengatakan bahwa pihak kepolisian harus lebih berbenah soal prosedur dan aturan yang sesuai.

"Persoalan formalitas, jangan ini diabaikan, ikutin prosedur itu, prosesnya tuh ikutin, bagaimana sih aturan," ujar Akhiar Salmi.

Mengenai tiga DPO, Akhiar Salmi mengatakan bahwa pihak kepolisian harus mencari pelaku sebenarnya salah satunya sesuai dengan alamat pelaku yang tertera dalam putusan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada tiga buron yang harus dicari, tiga lagi, yang diduga pelaku yang harus dicari. Kalau enggak salah di situ ada alamatnya, jadi yang dicari itu nanti tentu harus sesuai dengan bunyi putusan," ujarnya.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT