GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Caping Lukis, Mengangkat Harkat Si Topi Tradisional

Seorang pensiunan guru kesenian di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melakukan cara agar caping tidak segera punah, dengan cara melukisnya. 
Kamis, 13 Januari 2022 - 11:07 WIB
Cipto Pratomo menorehkan cat minyak di caping
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Caping, alat pelindung kepala yang sudah berabad dipakai di negeri ini. Kini, posisinya tergeser oleh pelindung kepala modern seperti topi dan helm yang dinilai lebih praktis, kuat dan fashionable. Seorang pensiunan guru kesenian di Purwokerto Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melakukan cara agar caping tidak segera punah, dengan cara melukisnya. 

Caping kini tengah bertransformasi menjadi ornamen hiasan, setelah fungsinya mulai memudar karena ditinggalkan. Di rumahnya, Kelurahan Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan inilah, Cipto Pratomo (61) melakukan aktifitasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiap hari, ada puluhan caping dan payung kertas yang dilukis. Ya, melukis dengan media apa saja adalah nafas kehidupan Cipto.

"Ya memang dari hobi, lalu pekerjaan juga. Akhirnya apa saja, asal ada cat dan media, saya melukis," ujar Cipto. 

Caping yang berbahan anyaman bambu, oleh Cipto, terlebih dahulu dilapisi dengan cat tembok. Ini agar permukaan caping bisa dipulas dengan cat minyak. Setelah kering, Cipto mulai memulasnya. Pilihan yang digunakan adalah warna-warna berani, seperti merah, kuning,dan biru.

"Ini untuk ornamen, jadi sebaiknya dengan warna yang mencolok. Karena warna asli caping natural, bisa terkamuflase kalau dipasang di dinding kayu atau bambu," tuturnya.

Setelah dipoles dengan aneka motif tradisional seperi batik, caping ini terlihat berbeda. Caping-caping yang dulunya berfungsi utama hanya menjadi tutup kepala, kini sudah menjadi ornamen dekoratif yang cantik.

Cipto memang sengaja melestarikan seni lukis caping ini, untuk mengangkat harkat caping. Sehingga lebih berguna dan terlebih menaikan nilai ekonomi.

"Orang pakai caping sekarang paling satu dua, atau hanya di event tertentu. Kalau tidak digeser fungsinya, lama-lama tidak ada yang bisa bikin caping lagi," ujar Cipto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dilukis, nilai jual caping ini memang melonjak dua bahkan tiga kali lipat lebih. Jika caping biasa dijual hanya Rp15 ribu per buah, caping lukis bisa dijual hingga Rp 50 ribu.

Pesanan caping lukis ini sudah sampai ke sejumlah kota besar. Sebagian besar adalah untuk dekorasi ruang tunggu dan cafe-cafe. Bentuk dan warna caping lukis ini memang unik, jika dipajang di dinding semakin menambah ruangan menjadi lebih cozy. (Sonik Jatmiko/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT