News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komunitas Pecinta Musang, Cara Anak Muda Menyelamatkan Hewan dari Kepunahan

Anak-anak muda di Kota Semarang, Jawa Tengah membuat Komunitas Pecinta Musang, tujuan utamanya untuk menyelamatkan hewan penyuka kopi tersebut dari perburuan.
Minggu, 9 Januari 2022 - 08:34 WIB
Komunitas pecinta musang sedang berkumpul di Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Sebagian orang mungkin akan berpikir ulang untuk memelihara hewan liar. Apalagi jika hewan tersebut sering dimusuhi karena suka memangsa hewan ternak. Seperti musang misalnya. Alih-alih memelihara, mereka yang jengah justru memburu dan membasminya sehingga bisa punah.

Hal itulah yang kemudian menggerakkan anak-anak muda untuk menyelamatkan musang sekaligus membentuk komunitas pecinta hewan yang juga penyuka kopi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita menyelamatkan musang dari perburuan lewat sosialisasi dan lain-lain. Musang ini kalau sampai mencari makan ke pemukiman karena habitatnya rusak akibat pembabatan hutan," kata Patriot, anggota pecinta musang asal Semarang.

Ia mengungkapkan, memelihara musang itu memang lebih kompleks dibanding kucing dan anjing rumahan.  Karena musang ini pada dasarnya hewan liar, jadi sifat liarnya sulit untuk diubah.

"Tapi jika musang dipelihara sejak dari kecil, maka ia akan jinak dan akrab dengan manusia, sama lah dengan kucing. Cuma bedanya kucing lebih bisa diajak komunikasi, sedangkan musang masih terbawa sifat liarnya. Kita pelihara musang ini  seperti kawan yang lain para pecinta kucing dan anjing yang sudah lebih dulu eksis," ungkapnya.

Komunitas pecinta Musang di Semarang kerap melakukan kegiatan kumpul bareng. Mereka membawa musang dari berbagai jenis. Ada musang lombok, musang pandan, dan musang akar.

"Kalau musang akar ini dari Kalimantan. Cirinya berbulu tebal abu-abu dan lebih agresif. Kalau musang lombok berasal daru . Nusa . Tenggara Barat, warnanya hita dengan garis lurus dari depan ke belakang. Sedangkan musang pandan berasal dari Jawa dengan warna coklat bergaris," lanjutnya.

Terkait ijin dan lain-lain untuk memelihara hewan liar, Patriot mengatakan, musang termasuk hewan yang boleh dipelihara, dan komunitasnya juga rutin berkoordinasi dengan KSDA. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk kesehatan hewan, para pecinta musang juga rutin memeriksakan hewannya ke dokter hewan, termasuk vaksinasi dan konsultasi makanan. Dan soal makan, musang itu juga nggak ribet. Paling suka itu pisang," jelasnya.

Pola makan pun, lanjutnya, agak beda. Karena musang adalah hewan nocturno yang aktif di malam hari. Jadi harus menyesuaikan kapan waktu makan hewan ini. (Teguh Joko Sutrisno/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT