News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Tragis Kematian Alda Risma, Penyanyi Cantik itu Ditemukan Terbujur Kaku Sampai Mulutnya Berbusa di Hotel, Dikira Overdosis, Ternyata Bukan, Dia...

Kisah tragis kematian Alda Risma, aktris sekaligus penyanyi cantik yang ditemukan terbujur kaku sampai mulutnya berbusa di hotel, dikira overdosis, ternyata...
Kamis, 16 Mei 2024 - 15:56 WIB
Alda Risma
Sumber :
  • kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Kisah tragis kematian penyanyi cantik Alda Risma yang ditemukan terbujur kaku sampai mulutnya berbusa di hotel.

Pada 12 Desember 2006 lalu, publik dikejutkan dengan kematian penyanyi cantik yang tengah naik daun, Alda Risma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, sebelum meninggal dunia Alda Risma nampak baik-baik saja dan tidak terlihat seperti orang yang sedang sakit.


Mendiang Alda Risma. Sumber: kolase tvOnenews

Aktris sekaligus penyanyi tersebut meninggal di usia 24 tahun. 

Tubuhnya ditemukan tergeletak di sebuah kamar hotel, tepatnya kamar 432 Hotel Grand Menteng, Jakarta Timur.

Publik sempat menaruh curiga kepada kekasih Alda Risma sebagai pelaku pembunuhan sang penyanyi. 

Ia diduga meninggal di tangan Ferry Surya Prakasa yang tak lain adalah kekasihnya yang pada saat kejadian menginap bersamanya. 

Saat di pengadilan, Ferry membantah tuduhan tersebut. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, Ferry dinyatakan bersalah.

Awalnya, mendiang Alda Risma diduga meninggal lantaran overdosis obat-obatan terlarang. 

Namun, usai dilakukan autopsi ditemukan fakta mengejutkan yang memperlihatkan jika Alda dibunuh.

Polisi juga menemukan bukti berupa alat kontrasepsi, alat suntik, obat penenang, botol infus, hingga beberapa jenis obat-obatan berbentuk kapsul.

Alda Risma dinyatakan meninggal dunia karena keracunan psikotropika yang membuat mayatnya mengeluarkan busa dan darah ketika dilaukan evakuasi. 

Berdasarkan pantauan CCTV hotel, diketahui Alda Risma melakukan check in bersama kekasihnya. Namun, ketika mayat Alda ditemukan, sosok Ferry tidak ada.

Pada 7 Mei 2017, ibunda Alda, Halimah, bersaksi di depan persidangan bahwa Alda sering disiksa oleh Ferry sekitar satu tahun ke belakang.

Penyiksaan itu terungkap dari SMS yang dikirim Alda kepada sang ibunda setiap kali pergi bersama Ferry.

Dari SMS tersebut, terungkap bahwa Alda dipukul, ditampar, ditonjok hingga diancam oleh kekasihnya itu.

Sementara itu, pengacara Ferry mengatakan bahwa satu tahun sebelumnya Alda telah membuat surat pernyataan yang menyatakan dirinya tidak disiksa oleh Ferry Surya Perkasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahkamah Agung (MA) kemudian mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) Ferry Surya Perkasa dari sebelumnya 15 tahun penjara menjadi 8 tahun penjara.

Ferry Surya Prakasa dinyatakan bebas pada Mei 2011 lalu setelah mendapatkan remisi 19 bulan dari masa penahanan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT