News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan, Guru Gembul Bongkar Sertifikat Habib Palsu hingga Makam Palsu untuk Mengeruk Keuntungan, Ternyata ...

Guru Gembul secara terbuka berbicara membongkar soal adanya kasus sertifikat habib palsu dan bisnis air sholawatan yang mengeruk keuntungan miliaran rupiah.
Kamis, 16 Mei 2024 - 12:55 WIB
Guru Gembul bongkar sindikat sertifikat pembuat habib palsu.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jual beli sertifikat keturunan Habib Palsu ini sempat menjadi perhatian publik.

"Jadi kalau bayar ke si orang itu, maka orang itu akan digelari ini sesuai (keturunan Nabi), dikasih sertifikat dan akhirnya dia jadi Habib," terangkannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi Habib palsu?" tanya Dery kasisolusi.

"Iya, kenapa orang rela membayar dan melakukan hal itu, karena kalau sudah menjadi Habib, dia ngomong apa saja, bayarannya bisa langsung gede, walaupun ngomong nggak jelas pun bisa langsung gede (bayarannya)," pungkasnya.



Rabithah Alawiyah merupakan lembaga otoritatif yang memberi legitimasi pewaris garis keturunan Nabi Muhammad SAW, dan menghimpun WNI keturunan Arab.

Lembaga yang didirikan pada tahun 1928 ini juga memiliki pelayanan untuk pencatatan silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW.

Jika ada pertanyaan bahwa ada karomah, menurut Guru Gembul bahwa karomah itu tidak bisa diklaim karena sesuatu yang gaib.

"Misalkan saya tiba-tiba terbang, apakah itu kekuatan jin atau itu karomah dari Allah siapa yang tahu, metodologi apa yang bisa membuktikan bahwa itu berasal dari Allah, kan nggak tahu," tuturnya.

"Jadi urusan gaib, nggak boleh diklaim sama orang lain, jadi kalau misalkan ada Wali, wali itu ada tapi berhak nggak diklaim oleh sama orang lain,'oh ini Wali, siapa yang tahu, bisa benar bisa juga salah," tandasnya.

Karena itu merupakan perkara yang baik, lebih baik kita tidak usah berspekulasi pada hal-hal yang gaib.

Kemudian, Guru Gembul mengatakan bahwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) baru-baru ini melakukan sidak terhadap makam palsu.

"Buat apa? duit ya, jadi kalau mau ziarah bayar dulu minta doa," ucap Dery penuh pertanyaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya duit, sekarang itu bisnis ziarah gede banget, jadi kalau misalkan ada pengajian-pengajian pakai travel datang ziarah ke makam ini, makam ini," terangnya.

"Kalau datang ke ziarah ke Wali Songo beneran misalkan, mungkin itu masih, tapi ini bikin sendiri, jadi ada makan tidak dikenal, dipasangi ini Habib anu, Kiau anu, Ustaz anu, ini Syekh anu dan sebagainya," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT