News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Riyanto, Anggota Banser NU Mojokerto yang Dulu Tewas Peluk Bom Demi Selamatkan Jemaat Gereja yang Tengah Beribadah

Kisah Riyanto, anggota Banser NU Mojokerto pahlawan kemanusiaan yang tewas memeluk bom demi menyelamatkan jemaat gereja yang tengah beribadah di malam Natal.
Minggu, 12 Mei 2024 - 18:47 WIB
Riyanto anggota Banser yang jadi pahlawan bom Natal
Sumber :
  • Sumber: Instagram/Ansor_Jatim

tvOnenews.com - Kisah Riyanto, anggota Bantuan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) selalu diingat oleh masyarakat Indonesia.

Riyanto merupakan anggota Banser yang menjadi pahlawan karena menyelamatkan ratusan nyawa dari bom Natal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang kala itu berusia 25 tahun mati syahid akibat ledakan bom saat berjaga pada malam Natal di Gereja Jemaat Pantekosta Indonesia atau GSJPDI Eben Haezer Mojokerto, Jawa Timur.


Sosok Riyanto, anggota Banser yang jadi pahlawan bom Natal. Sumber: Instagram/Ansor_Jatim

Setiap perayaan Natal, kisah Riyanto selalu dikenang oleh masyarakat tanah air.

Dikutip dari laman resmi NU, kejadian tersebut terjadi pada malam Natal, tepatnya tanggal 24 Desember 2000 atau hari ke-20 bulan Ramadhan.

Saat itu Riyanto mendapatkan tugas untuk menjaga Gereja Eben Haezer Mojokerto bersama dengan rekan-rekan Banser lainnya.

Seperti diketahui, aktivitas menjaga gereja oleh anggota Banser NU sudah rutin dilakukan sejak tahun 1996.

Tugas itu diinstruksikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat itu, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, sebagai buntut dari kerusuhan dan pembakaran gereja di Situbondo, Jawa Timur.

Tahun 2000an penjagaan gereja dianggap sangat penting menyusul sejumlah teror yang terjadi.

Saat itu, Riyanto menjadi bagian dari penjagaan Gereja Eben Haezer Mojokerto. 

Sebelum berangkat, Riyanto sempat berpamitan kepada ibunya dan mengatakan tidak berbuka puasa di rumah, melainkan akan berbuka bersama rekan-rekan Banser.

Sekitar pukul 20.30 WIB saat berjaga bersama tiga rekanya, Riyanto mendapat laporan adanya benda mencurigakan di depan gereja dari jemaat.

Benda mencurigakan tersebut berupa tas plastik dan tas berisi kado yang berada di bawah telepon umum, letaknya di depan gereja.

Riyanto pun mengambil benda tersebut yang menyerahkan kepada polisi yang saat itu berjaga.

Setelah diperiksa, ternyata bungkusan tersebut berisi serangkaian kabel dan bom. 

Petugas yang berjaga langsung menginstruksikan semua orang untuk menjauh dan tiarap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Riyanto justru mengambil dan membawa lari bom tersebut agar menjauh dari gereja.

Nahas, saat berusaha mengamankan, bom meledak di pelukan Riyanto hingga tubuhnya terpelanting sejauh 30 meter.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT