News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dr Richard Lee Merasa Dizalimi, Unggah Video Sebelum Ditahan: Demi Langit dan Bumi Saya Enggak Ikhlas Dipenjara

Dokter Richard Lee merasa dizalimi atas kasus yang membelit dan membuatnya ditangkap polisi dan terancam penjara selama delapan tahun
Rabu, 29 Desember 2021 - 10:01 WIB
Dokter Sekaligus YouTuber Richard Lee
Sumber :
  • YouTube dr. Richard Lee, MARS

Jakarta - Dokter yang juga YouTuber, dr Richard Lee, ditangkap dan ditahan polisi pada Senin (27/12/2021) atas kasus ilegal akses yang polisi sebut berlangsung Agustus lalu. Richard membuat klarifikasi penangkapannya sebelum ditahan dan diunggah oleh admin di kanal YouTube dr. Richard Lee, MARS, Selasa (28/12/2021). 

Dokter Richard Lee merasa dizalimi atas kasus yang membelit dan membuatnya ditangkap polisi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sumpah ya, demi langit bumi, lahir batin, saya nggak ikhlas saya dipenjara. Barang siapa orang yang mendzolimi saya, barang siapa orang yang jahatin saya, sampai saya seperti ini, Tuhan yang akan bales kalian semuanya," ujar Richard.

Richard pun menjelaskan duduk perkara mengapa kali ini polisi menahannya dengan alasan illegal access.

"Jadi yang disangkakan ke saya itu adalah ilegal akses. Permasalahannya, Saya enggak pernah membuka Instagram saya yang disita polisi, enggak pernah saya buka Instagram terus mencoba password. Jangankan itu, masukin password yang lama saja enggak pernah," kata Richard membela diri.

Dia kemudian menuturkan, polisi membelitnya dengan pasal berlapis dengan ancaman penjara hingga delapan tahun, yakni pasal 30 juncto pasal 46 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau pasal 231 KUHP dan atau pasal 221 KUHP yang diketahui terjadi pada tanggal 6 Agustus, terkait dugaan tindak pidana mengakses sistem elektronik milik orang lain.

"Setahu saya itu Instagram saya sendiri. Memang disita oleh pihak kepolisian. Agak aneh menurut saya. Jadi pada bulan Juni, kalau nggak salah handphone saya, nomor saya, email saya, Instagram saya, disita oleh pihak kepolisian," tambah dia. 

Richard merasakan kejanggalan pada tuduhan yang diarahkan padanya.

"Handphone saya diambil, hak saya untuk berbicara, hak demokratis saya dicabut dari saya seperti itu saja. Aneh sih, seorang dokter memberikan saran, memberikan edukasi, terus medianya diambil seperti itu," ujarnya heran.

Dia kemudian menuturkan, tuduhan mengakses sistem elektronik atau menarik barang yang disita kepadanya salah alamat. Dia juga membantah menghapus konten di akun yang telah dikuasai polisi.

"Saya nggak pernah tarik, saya nggak pernah akses Instagram (yang disita) sekali pun," katanya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Richard mengaku niatnya membuat unggahan tentang kosmetik berbahaya, merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang dokter yang harus mengedukasi masyarakat.

"Cuma mau bantu orang banyak, cuma mau edukasi orang banyak, aku tidak pernah mau menghancurkan orang lain. Kecuali memang orang itu jual krim abal-abal. Kalau dia ngancurin muka orang lain, wajar dong aku hancurin," ujar Richard. (act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT