News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isyarat Syekh Ali Jaber Bakal Pamit Meninggalkan Dunia Menurut Irfan Hakim, Ternyata Dulu Sempat...

Isyarat Syekh Ali Jaber sebelum meninggal dunia ungkap asisten Syekh Ali Jaber dan Irfan Hakim, ternyata Syekh Ali Jaber sempat ucapkan ini sebelum meninggal.
Senin, 25 Maret 2024 - 19:32 WIB
Irfan Hakim, Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Kolase foto deHakims

Sebagai gantinya, ia ingin membuat acara online di rumah saja, seperti yang dilakukan Irfan Hakim dan artis lainnya.

Mendengar cerita Ustaz Iskanda, Irfan Hakim sempat menangis terharu karena namanya yang disebut pertama kali ketika mengingat artis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau nyebut artis yang pertama pasti Irfan Hakim," kata Ustaz Iskanda.

"Bahkan beliau bilang, kita stop aja ya sampai bulan Desember. Kan beliau nggak ada Januari," tambahnya.

Seakan memberi isyarat akan meninggalkan dunia, Syekh Ali Jaber meminta asistennya menghentikan acara di luar kota dan akan fokus membuat acara online.

"Itu jadwal kita masih hold dulu, kalau beliau minta, nggak mau keluar kota. Kita bikin acara aja di villa, bikin acara keluarga, ngisi online-online," ujar Ustaz Iskanda.

Irfan Hakim pun mengungkap bahwa maksudnya membuat konten berbincang-bincang membicarakan Syekh Ali Jaber tersebut bukan untuk adsense, melainkan untuk mengenang kisah-kisah tauladan dan ilmu Syekh Ali Jaber.

"Saya bikin acara ini, Syekh Ali Jaber sudah tiada, tapi ilmui-lmunya jangan sampai ikutan hilang, kisah-kisahnya jangan sampai ikutan hilang, kita abadikan," kata Irfan Hakim.

Asisten Syekh Ali Jaber menceritakan, sebelum dirawat, Syekh Ali Jaber menunjukkan adanya tanda-tanda terkena covid-19.

Kemudian Syekh Ali Jaber dibawa ke rumah sakit karena kondisinya lemas. Syekh Ali Jaber dirawat dan diisolasi, maka hanya bisa berkomunikasi via WhatsApp dengan Ustaz Iskanda.

Asisten Syekh Ali Jaber juga memutar rekaman terakhir Syekh Ali Jaber yang menceritakan kondisinya saat berada di ruang isolasi, sebelum masuk ICU.

Dalam rekaman tersebut, dengan nafas sesak Syekh Ali Jaber mengatakan virus yang masuk ke dalam tubuhnya sudah melebar dan susah untuk dikontrol. 

Namun, Syekh Ali Jaber dinyatakan meninggal dalam keadaan negatif covid-19 sehingga pemakamannya bisa dilakukan seperti biasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asisten Syekh Ali Jaber juga menceritakan, sebelumnya Syekh Ali Jaber juga pernah mengungkapkan senang ketika istrinya, Ummu Fahad, tengah mengandung.

"Ummu Fahat hamil, Syekh Ali seneng, tapi bilang 'Anak ini nggak sampai lahir'," ujar asisten Syekh Ali Jaber.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT