News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Daripada Harus Ribut, Siapa yang Ketawa?' Ustaz Syafiq Riza Basalamah Singgung Hal ini Usai Ceramahnya Ditolak di Surabaya, Netizen Ikut Iba: Ribuan Orang Mendoakan!

Ustaz Syafiq Riza Basalamah menyinggung perpecahan umat Islam karena beda pendapat hanya akan merugikan. Sebaiknya umat Islam saling merangkul dalam kebaikan.
Rabu, 6 Maret 2024 - 16:25 WIB
Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews

tvOnenews.com - Kajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah sempat ditolak oleh GP Anshor dan Banser Surabaya. Namun GP Anshor akhirnya memberikan toleransi hingga kajian bisa digelar sampai tuntas.

GP Anshor mengklaim kajian yang dilakukan Syafiq Basalamah dapat menimbulkan konflik di masyarakat. Disisi lain, Ustadz Syafiq sempat merasa khawatir dengan kondisi umat Islam saat ini imbas kajiannya mengalami penolakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustadz Syafiq sempat menyayangkan aksi penolakan tersebut. Sambil menangis, ia menilai keimanan umat Islam tengah melemah. "Ana sering sampaikan, umat Islam saat ini berada di titik sangat lemah," kata Ustadz Syafiq, dikutip dari YouTube tvOneNews, Rabu (6/3/2024).

Ustadz Syafiq menilai umat Islam saat ini sebaiknya tak perlu meributkan perkara yang tidak perlu. "Kita ribut dengan perkara-perkara yang seharusnya nggak kita ributkan, kalaupun ada perkara-perkara ilmiah yang harus didiskusikan bisa didiskusikan," ujarnya.

Ia menegaskan tujuannya saat ini hanya untuk mengajak orang untuk kembali kepada agamanya. "Ketika ana menyampaikan ceramah, tujuannya mengajak orang kembali kepada agamanya," jelasnya.

"Harapan kita memang kita bareng-bareng, semua Ormas yang ada bersama semua Yayasan yang ada, semua Ustaz mengajak umat kembali kepada agamanya," imbuhnya.

Ustaz Syafiq Riza Basalamah Menilai Persaudaraan Lebih Penting

Meski merasa sedih lantaran ceramahnya menuai polemik. Ia tetap menekankan yang paling penting saat ini adalah persaudaraan. "Tapi mau gimana lagi persaudaraan lebih penting, daripada kita harus ribut apalagi kalau terjadi baku hantam antar saudara," katanya.

Menurutnya, ketimbang ribut lebih baik saling merangkul dan memahami perbedaan.

"Siapa yang ketawa, siapa gembira yang seharusnya kita dalam posisi bergandengan tangan dalam perbedaan selama perbedaan itu bisa ditoleransi. InsyaAllah kita bisa mengajak umat menuju Allah Azza Wajala, menuju kepada agamanya, yang jelas kita semua bersaudara,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Netizen turut menanggapi pernyataan Ustaz Syafiq Riza Basalamah yang dinilai begitu lapang dada menerima segala cobaan.

MasyaAllah ustad, semoga selalu diberi kesabaran, keberkahan, kesehatan. Dihina itu tidak akan berbahaya bagi diri kita, yang berbahaya kita tidak merasa terhina atas dosa-dosa kita,” tulis netizen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT