News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Novel Baswedan Beberkan Soal Kasus Korupsi Jadi Lebih Sedikit, Bintang Emon: Bagian Dari Proses KPK Menjadi Lebih...

Novel Baswedan menjelaskan pada Bintang Emon soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Bahwa tidak mudah menjawab soal-soal TWK ketika memang sudah menjadi target dan 
Rabu, 20 Desember 2023 - 06:52 WIB
Novel Baswedan Beberkan Soal Kasus Korupsi Jadi Lebih Sedikit, Bintang Emon: Bagian Dari Proses KPK Menjadi Lebih...
Sumber :
  • twitter

tvOnenews.com - Bintang Emon yang dikenal sebagai stand up comedian mencoba menjawab salah satu soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang pernah dijalani oleh Novel Baswedan.

Komika Bintang Emon juga diketahui pernah beberapa kali melontarkan sindiran politiknya lewat komedi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria bernama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra ini aktif membuat video-video bernuansa satir yang di unggah dalam akun twitter pribadinya.

Kali ini Bintang Emon bersama Novel Baswedan terlihat dalam sebuah video yang membedah soal TWK.

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) adalah tes yang dilakukan KPK kepada pegawainya sebagai syarat alih status menjadi aparatur sipil negara. 

Materi dalam soal-soal TWK sendiri bervariasi, mencakup topik-topik seperti nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan lain sebagainya.

Dilansir dari postingan akun twitter @MugiwaraSa36083 berikut adalah obrolan Bintang Emon dan Novel Baswedan terkait soal tes Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) terkait sila kelima Pancasila.

Bintang Emon terlihat membacakan soal tes TWK yang pernah dijalani oleh Novel Baswedan kala ia menjabat sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sila kelima dari Pancasila. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Bintang Emon mencontohkan. 

Menurutnya tes TWK dengan soal sila kelima Pancasila merupakan soal yang mudah dijawab, terlebih dengan jenis soal pilihan ganda.

"Ah tes TWK begini doang mah gampang. Om kok begitu aja nggak bisa sih? Payah," tanya Bintang Emon pada Novel Baswedan.

Novel Baswedan Ungkap Sulit Jawab TWK Jika Sudah Jadi Target

Novel Baswedan pun sontak langsung menjawab dengan satir bahwa bukan hanya soal TWK, melainkan posisi yang menjawab soal sudah dijadikan target sebelumnya.

"Kalau pertanyaannya bisa, itu kan dijawab bisa. Cuma masalahnya, kalau jadi target, jawab apa aja tetap salah," ucap Novel Baswedan.

Bintang juga menambahkan bahwa soal TWK merupakan bagian dari proses untuk membentuk KPK menjadi institusi yang lebih kuat dan mantap dalam memberantas tindak pidana korupsi di tanah air.

Kolase Novel Baswedan dan Bintang Emon bahas soal TWK. Source: twitter

"Ya udah lah. Itu kan bagian dari proses. Proses untuk bagaimana KPK berevolusi dan menjadi kuat, menjadi lebih mantap lah gitu. Jadi terima aja," ujar Bintang Emon menyindir.

Tak hanya itu, Novel Baswedan yang pernah menjadi korban penyiraman air keras orang tak dikenal ini memperjelas soal kasus korupsi yang bahkan menjerat ketua KPK itu sendiri.

Jelas-jelas ada korupsi dalam tubuh KPK sebagai institusi yang seharusnya memberangus korupsi di bumi pertiwi.

"Lebih mantep dari sekarang gitu. Jadi ketua KPK-nya tersangka, perkara korupsi di KPK," papar Novel Baswedan. 

Bintang Emon lantas berpesan pada Novel untuk mengambil positif dari hal tersebut, setidaknya kasus korupsi di Indonesia semakin berkurang.

"Udah deh ambil positifnya aja om kita ya. Alhamdulillah ya kan ya udah, kasus korupsi juga udah, udah jadi dikit gitu. Alhamdulillah gitu," ujar Bintang Emon.

Namun Novel Baswedan justru berkata lain, bahwasanya ada dua kemungkinan sedikitnya kasus korupsi yang terjadi.

Pertama, karena sudah tidak ada lagi korupsi, dan kedua, karena kasus korupsinya itu sendiri tidak diungkap ke publik.

"Ya, ya, ya. Dikit itu sebetulnya ada dua kemungkinan. Apakah memang gak ada, atau gak diungkap?," tegas Novel Baswedan. 

Bintang Emon juga mengingatkan kembali seraya menyindir pada Novel Baswedan soal kasus yang mengakibatkan kebutaan pada mata kirinya.

"Gak ada kapoknya disiram air keras," sindir Bintang Emon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT