News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Lakukan ini Jika Ingin Punya Gigi Kinclong Ala Iklan Odol, Kata dr. Zaidul Akbar Cukup Menggunakan Bahan Alami Saja

dr. Zaidul Akbar merupakan salah satu praktisi kesehatan yang cukup terkenal karena tips-tips alaminya. Dirinya memberikan sebuah nasihat bahwa lebih baik.....
Selasa, 29 Agustus 2023 - 05:43 WIB
Potret dr. Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube dr. Zaidul Akbar

tvOnenews.com – Permasalahan gigi dan mulut menjadi salah satu masalah yang kerap menghantui banyak orang. Terkait hal ini dr. Zaidul Akbar dalam kajiannya menjelaskan terhadap jemaah.

Dr. Zaidul Akbar menyarankan seseorang untuk memulai hari atau sarapan dengan kurma. Jika bisa sebaiknya kurma yang dikonsumsi adalah kurma ajwa, namun jika tidak memungkinkan maka tidak masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kurma, dr. Zaidul Akbar juga menyarankan untuk mengonsumsi air putih terlebih dahulu. Meski demikian, dr. Zaidul Akbar tidak menampik bahwa rasa lapar tentu masih akan datang dengan gaya sarapan tersebut.

“Laper, nggak? Pasti laper. Jadi kita mulai berpikir makan itu bukan untuk cari kenyang, tapi makan itu untuk menguatkan badan kita untuk bisa beribadah. Kalau kita makan untuk kenyang nanti gemuk nanti ujung-ujungnya,” ungkap dr. Zaidul Akbar.

Tidak hanya kurma, menurut dr. Zaidul Akbar buah juga bisa menjadi pilihan sarapan yang tepat. Cara memakan buah ini boleh dengan cara dijadikan jus ataupun dikonsumsi langsung.

Cara menghindarkan karang gigi dan bau mulut ala dr. Zaidul Akbar

Sementara itu, untuk menghilangkan bau mulut dan karang gigi, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk rajin bersiwak.

“Cerita tentang siwak ini sebenarnya kalau umat Islam menerapkan pola ini maka tidak akan ada karies dan penyakit bau mulut di kalangan umat Islam,” ungkap dr. Zaidul Akbar.

Menurut dr. Zaidul Akbar perintah untuk bersiwak ini diperintahkan Nabi Muhammad SAW melalui hadistnya. Jika tidak keberatan, Nabi Muhammad menyarankan hambanya untuk bersiwak setiap akan shalat.

“Nabi menjelaskan dalam sebuah hadist bahwa kalau tidak memberatkan umatku maka aku akan perintahkan mereka untuk bersiwak setiap habis berwudhu,” ungkap dr. Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika mengikuti anjuran Nabi SAW tersebut maka menurut dr. Zaidul Akbar seorang Muslim bisa bersiwak lebih dari 30 kali.

“Itu saja kalau kita kerjakan setiap hari, MasyaAllah, harusnya tidak ada lagi bau mulut, tidak ada lagi karies. Karena isi siwak itu sebagian besar sama kaya yang ada di odol,” ungkap dr. Zaidul Akbar. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT