News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah AM Hendropriyono Saat Masih Aktif di TNI, Blak-blakan Ngaku Tak Pernah Tembak Musuh, tapi...

Nama Jenderal TNI (HOR) (Purn)Abdullah Mahmud Hendropriyono atau biasa dikenal AM Hendropriyono tentu sudah tidak asing di dunia intelijen dan militer. (27/6).
Selasa, 27 Juni 2023 - 13:51 WIB
Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Deddy Corbuzier

tvOnenews.com - Nama Jenderal TNI (HOR) (Purn)Abdullah Mahmud Hendropriyono atau biasa dikenal AM Hendropriyono tentu sudah tidak asing di dunia intelijen dan militer Indonesia.

Jenderal yang kerap dijuluki 'The Master of Intelligence sudah malang melintang, dalam riwayatnya, Hendropriyono pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Julukan ini hadir bukan tanpa sebab, melainkan karena AM Hendropriyono menjadi profesor di bidang ilmu filsafat intelijen pertama di dunia. 

Tercatat pada tahun 2014, mertua eks Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ini pernah dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang intelijen oleh Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).


Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono. (Instagram/AMHendropriyono)

Hendropriyono juga menjadi Guru Besar bidang intelijen pertama di Indonesia, bahkan dapat klaim pertama di dunia.

Di bidang militer, Hendropriyono telah banyak terjun di berbagai medan operasi, salah satunya ketika berhasil menyergap pimpinan Barisan Rakyat (Bara), yang bernama Sukirjan alias Siauw Ah San, pada 4 Desember 1973.

Dibalik kesuksesannya, ternyata AM Hendropriyono mengaku tidak pernah menembak musuh, meski memiliki power dan pengalaman.

Hal itu diungkap ketika AM Hendropriyono diwawancarai oleh salah satu acara talkshow di stasiun televisi swasta.

Disinggung bahwa dari judul suatu berita, menyoal sejarah karier Hendropriyono, yang cemerlang saat muda dan isu HAM saat tua.

Seperti diketahui, masa lalu Hendropriyono yang disebut-sebut terkait sejumlah dugaan pelanggaran HAM.

Bahkan Kontras (Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) mencatat bahwa tokoh intelijen itu punya catatan hitam kasus pelanggaran HAM saat di militer maupun ketika menjabat Kepala BIN.

Merespons hal itu, menurutnya satu-satunya yang bisa dipercaya satu-satunya dari tudingan tersebut adalah hukum.

"Saya juga beragama, seorang muslim, saya punya anak, punya cucu (punya keluarga), saya juga manusia, bukan binatang," ujar Hendropriyono dilansir dari tayangan POV Liputan6 SCTV.

Kemudian, mantan Panglima Kodam Jayakarta (1993-1994) ini bercerita pengalamannya ketika di medan tempur.

"Di medan tempur saja, rasanya saya belum pernah menembak musuh saya, tapi saya suruh pasukan saya dong, karena kalau tidak, dia yang menembak saya di pertempuran," tuturnya.

"Karena saya bilang, kalau saya yang pegang senjata, saya gak bisa mikir, jadi pikiran saya cuma satu, menembak dia (musuh) saja," ujarnya.


Jenderal TNI (Purn.) A.M Hendropriyono. (tangkapan layar)

Menurutnya, ia sudah tidak bisa berpikir bahwa nanti terkepung musuh atau mengepung, makanya dirinya harus menenangkan diri buat berpikir.

"Jadi soal seperti membunuh musuh, apalagi yang bukan musuh, itu nggak ada di dalam kamus kita sebagai seorang manusia, apalagi orang beragama, orang yang dididik," terangnya.

"Jadi orang ini (orang dari luar), gak ngerti Intelijen dan main tuduh karena dasarnya kecurigaan," ungkapnya.

Ia berpesan soal tuduhan terhadapnya bahwa harus melihat fakta dan kenyataan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi itu salah satu nasib saya lah, dalam hidup saya ini, bukan hanya bergelimang sama puji-pujian, saya juga disesakin dipenuhin oleh caci maki dan fitnah," tambahnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT