News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Privilege Jadi Putra ‘Gembong Narkoba’, Anak Freddy Budiman Ceritakan Masa Kejayaan Sang Ayah, Pernah Traktir Satu Angkatan Staycation ke Bali

Menjadi putra gembong narkoba membuat Fikri Budiman sempat mengalami masa kejayaan. Saat sang ayah, Freddy Budiman berjaya Fikri diketahui sempat melakukan
Senin, 19 Juni 2023 - 18:22 WIB
Potret Fikri Budiman bersama Freddy Budiman
Sumber :
  • Tangkapan layar Instagram

Jakarta, tvOnenews.com – Beberapa waktu lalu, nama Fikri Budiman mungkin tidak se-terkenal sang ayah, Freddy Budiman.

Namun belakangan Fikri Budiman diketahui sering muncul di media sosial dan Youtube untuk menceritakan mengenai kisah sang ayah semasa hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai putra Freddy Budiman, Fikri Budiman sempat merasakan masa kejayaan sang ayah. Meskipun tinggal dengan sang tante, namun ia tetap merasakan masa kejayaan sang ayah tersebut.

Fikri dalam sebuah tayangan YouTube berjudul ‘Fikri Bongkar Harta Freddy Budiman dan Kisah Asmaranya’ mengaku ketika SMP dirinya kurang berani untuk meminta uang pada sang tante. Ia hanya mengandalkan uang saku yang diberikan dari Senin hingga Jumat.

“Uang jajan kan ngepas ya Senin sampai Jumat,” ucap Fikri Budiman dalam tayangan YouTube channel GenPI co pada 26 November 2021.

“Dulu sih ya sehari tuh seratusan. Senin sampai Jumat dikasihnya per minggu berarti lima ratus,” tambah Freddy Budiman.

Kerap mentraktir teman-temannya

Mengingat nilai dari ‘barang haram’ narkoba cukup fantastis, tak heran jika Fikri Budiman sempat merasakan hidup bergelimang harta. Dalam channel YouTube The Leonardo’s, Fikri menceritakan saat SMP dirinya pernah merasakan menjadi seorang ‘crazy rich’.

“Gue ngerasa tajir mampus itu pas gue SMP, tahun-tahun 2010-an. Gue ngerasa tajir banget karena punya hotel gue di Bali, terus konveksi gue gede banget, terus juga punya tanah sana-sini, rumah di Pondok Indah di kawasan golf lagi,” ungkap Fikri Budiman.

Meski demikian kala itu Fikri Budiman tidak menyadari jika ayahnya merupakan seorang bandar narkoba. Ia hanya mengerti jika Freddy Budiman merupakan seorang pebisnis saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gue ngerasa waktu itu ‘oh mungkin bokap gue businessman’ karena di saat itu setelah Gue dari Bangka Belitung, bokap Gue itu bilang, kan selalu nelpon setiap satu minggu sekali. Dia cuman bilang ‘Papa lagi kerja, Papa lagi usaha, nanti Papa transfer’,” sebut Fikri Budiman.

Saking kaya-nya Fikri Budiman saat SMP, dirinya pernah mentraktir teman-temannya untuk menginap di hotel sewaktu perpisahan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT