News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Terjerat Kasus Narkoba, Tio Pakusadewo Beberkan Kondisi Sel Tikus: Kepala Diikat Tempel ke Jeruji

Tio Pakusadewo cerita pengalaman yang tidak bisa dilupakan saat dikurung sel tikus. Terjerat kasus narkoba hingga usaha lepas dari kecanduan selama 25 tahun.
Selasa, 9 Mei 2023 - 14:30 WIB
Pernah terjerat kasus narkoba, Tio Pakusadewo beberkan kondisi sel tikus.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube TS Media

Jakarta, tvOnenews.com - Aktor senior Tio Pakusadewo menceritakan pengalaman yang tidak bisa dilupakan saat harus dipenjara dikurung di sel tikus. Terjerat kasus narkoba hingga usaha lepas dari kecanduan selama 25 tahun.

Tio Pakusadewo baru saja merilis buku yang berjudul BUI, buku dengan genre fiksi dan cerita pengalaman mendekam di penjara selama dua kali karena terjerat kasus narkoba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Tio Pakusadewo dua kali mendekam dalam penjara yakni pada tahun 2017 dan 2020 karena kasus narkoba.

Sebelumnya pada tahun 2017 Tio Pakusadewo pernah kedapatan juga memiliki 1,06 gram sabu di dalam tiga bukung plastik klip dan bong. Hal tersebut membuat laki-laki yang bernama asli Irwan Susetio tersebut harus meringkuk di penjara selama sembilan bulan.


Pernah terjerat kasus narkoba, Tio Pakusadewo beberkan kondisi sel tikus.

Tio Pakusadewo menceritakan pengalamannya untuk lepas dari pengaruh dan kecanduan narkoba yang terjadi 2 tahun yang lalu menimpa dirinya.

"Aku mengalami kalau kata bu Jajang tolol katanya, tapi kalau kata gua takdir karena. Tolol adalah perbuatannya tidak bisa melepaskan narkoba di usia yang sudah agak lanjut, memang agak tolol," ujarnya yang dilansir dari tayangan Youtube TS Media. 

"Tapi nggak ada yang mau bertahan begitu lama juga, karena kalau dia tahu bagaimana fightingnya untuk bisa lepas dari itu gila-gilaan juga," sambungnya.

Aktor laga The Raid ini mengungkapkan bahwa dirinya bukannya hanya diam dan tidak berusaha untuk lepas dari jeratan narkoba dan berhenti. 

"Takdirnya memang Tuhan, aku harus masuk ke dalam tempat yang gelap sehingga bisa melihat terang yang sesungguhnya seperti apa," tuturnya.

Tio Pakusadewo cerita pengalaman lepas dari narkoba usai memakai selama 25 tahun

Pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung Irwan Susetyo Pakusadewo ini menceritakan pengalamannya dengan berbagai jenis narkoba. 

"Up and down sebetulnya, dari umur 13 tahun sudah tahu ganja dan terus waktu SMP sudah coba pakai boti obat-obatan (Dumolid, Lexotan)," tuturnya. 

"Terus menerus selama bertahun-tahun, tapi nggak addict yah, SMP SMA masih minum dan lain-lain itu terus berjalan sampai menikah." tambahnya. 

Tio Pakusadewo mengaku bahwa sejak duduk di bangku kuliah dirinya tidak pernah menyentuh barang haram narkoba.

"Setelah menikah shit happens, mulai lagi gua terjun bebas, ketika terjun bebas itulah ternyata hari itu di seluruh Indonesia di Bom sama mafia drugs kali ya, karena dianggap pasar terbesar," bebernya. 

Aktor berusia 59 tahun tersebut menyatakan  kala itu semua orang pergi ke disko dan pakai pil inex, sangat gampang untuk didapatkan serta hukumnya masih belum terlalu berat. 

"Dari situlah, kecanduan akhirnya terus waktu berjalan ternyata udah 25 tahun, nggak sadar udah tahunan kalau kata slank gitu,: ungkapnya. 

"Di tahun ke 10 rasanya udah nggak mau, udah nggak pingin, tapi nggak bisa lepas," tambahnya. 

"Apa rasanya? sakau gitu ya?" tanya Luna Maya. 

"Sakit karena saya brutal sih makenya semua ya, nggak dibatasin tuh, putaw pake, sabu pake, ganja, alkohol, drugs, semua deh you name it," bebernya.

Tio Pakusadewo ungkap kondisi sel tikus

Tio menceritakan ketika dirinya dimasukkan ke sel tikus saat terjerat kasus narkoba untuk kedua kalinya. 

"Gua dikirim ke sel tikus, sel tikus tuh penjara di dalam penjara," ujarnya. 

"Kenapa om dikirim ke situ?" tanya Luna Maya. 

"Karena gua berontak, karena gua menolak keadaan itu, mereka nggak seneng sipirnya," jelasnya. 


Tio Pakusadewo dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier. (Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier)

Mantan suami Yvone Ligaya Simorangkir ini membeberkan suasana dan kondisi dari dari sel tikus tersebut. 

"Ukuran 1,5 meter, panjangnya 3 meter dan tingginya sekitar 2 meter setengah. Sepanjang 3 meter itu, ada dipan dari dipan setengah meter dan ada tempat pup dan buat mandi ada bak kecil gitu," tuturnya.

"Cuman isinya 9 orang gitu, jadi elu nggak bisa tidur, gua tidurnya berdiri, kepala kita ikat pake tali rame tuh tempelin ke jeruji tuh, supaya gak jatuh, 10 hari gua di situ," pungkasnya. 

Tio menyebut bahwa agar tidak terjatuh, ia menggantungkan kepalanya ke teralis sehingga saat ketiduran kepalanya bisa tertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pada hari kedua Tio Pakusadewo melancarkan siasatnya dengan berkelahi hingga menimbulkan keributan dengan sesama sel tikus.

Karena ulah tersebut 3 orang penghuni sel tikus lantas diasingkan di tempat lain, sehingga sisa 4 orang di dalam ruangan. Sejak peristiwa perkelahian tersebut akhirnya Tio Pakusadewo dan 3 orang lainnya akhirnya bisa tidur dengan berbaring. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, KIik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT